APAKAH Bidang keahlian atau Kompetensi Anda ingin diakui secara Nasional dan Internasional ?. Tahukah Anda bahwa pasar kerja nasional dan internasional menuntut tersedianya tenaga-kerja yang kompeten di setiap bidang,banyak industri dan organisasi mempersyaratkan agar tenaga-kerjanya memiliki sertifikasi kompetensi yang kredibel. Di berbagai negara,pemerintahnya ada juga yang menghendaki bahwa tenaga kerja yang ingin bekerja harus memiliki sertifikasi kompetensi yang diterbitkan oleh lembaga otoritas yang diakui sah. Kompetensi kerja adalah spesifikasi dari sikap pengetahuan dan keterampilan atau keahlian serta penerapannya secara efektif dalam pekerjaan sesuai dengan standard kerja yang dipersyaratkan. Sertifikasi kompetensi adalah proses pemberian sertifikasi kompetensi yang dilakukan secara sistematis dan obyektif melalui uji kompetensi yang mengacu pada standar kompetensi kerja baik yang bersifat nasional maupun internasional. Dengan memiliki sertifikasi kompetensi K3 maka seseorang akan mendapatkan bukti pengakuan tertulis atas kompetensi yang dikuasainya. BNSP merupakan badan independen yang bertanggung jawab kepada Presiden yang memiliki kewenangan sebagai otoritas sertifikasi personil dan bertugas melaksanakan sertifikasi kompetensi profesi bagi tenaga kerja.

Pelatihan ini adalah untuk mempersiapkan peserta untuk memperoleh sertifikat kompetensi Petugas P3K dari BNSP. Pelatihan persiapan sertifikasi BNSP (Badan Nasional Sertifikasi Profesi) KOMPETENSI Petugas P3K dirancang berbasis kompetensi (Competency Based Training) yang mengacu pada Standar Kompetensi Kerja Nasional Indonesia (SKKNI) K3. Untuk mendapatkan sertifikasi kompetensi,para peserta training akan diuji oleh assessor dari LSK-K3 (Lembaga Sertifikasi Kompetensi Kesehatan dan Keselamatan Kerja). LSK-K3 didukung oleh KEMENAKERTRANS melalui surat resmi dari Direktur Jendral BINWASNAKER NOMOR B-710 tertanggal 31 DESEMBER 2008 Untuk terwujudnya sertifikasi kompetensi K3 di Indonesia dalam menghadapi era persaingan global / AFTA.

1. LATAR BELAKANG

Berdasarkan Peraturan Menteri Tenaga Kerja & Transmigrasi RI No. PER15/MEN/VIII/2008 tentang Pertolongan Pertama Pada Kecelakaan (P3K) di tempat kerja pada Bab 2, Pasal 3, ayat 1 & 2 sebagaimana ayat 1 yang berbunyi : “ Petugas P3K di tempat kerja sebagaimana dimaksud dalam Pasal 2 ayat 1 harus memiliki lisensi dan buku kegiatan P3K dari kepala Instansi yang bertanggung dibidang ketenagaakerjaan” Dan ayat 2 yang berbunyi: “Untuk mendapatkan lisensi sebagai mana dimaksud pada ayat 1 harus memenuhi syarat – syarat sebagai berikut :

a. Bekerja pada perusahaan yang bersangkutan;
b. Sehat jasamani dan rohani;
c. Bersedia ditunjuk menjadi petugas P3K; dan
d. Memiliki pengetahuan dan keterampilan dasar di bidang P3K di Tempat kerja yang dibuktikan dengan sertifikat pelatihan.

Guna dapat mengantisipasi terjadinya gangguan kesehatan yang mendadak dan kecelakaan kerja diperlukan pedoman Undang-undang No. 1 tahun 1970 Tentang Keselamatan Kerja dan Peraturan Menteri Tenaga Kerja dan Transmigrasi No. Per. 03/Men/1982 tentang Pelayanan Kesehatan Kerja.
Untuk dapat ditunjuk sebagai Petugas P3K di tempat kerja oleh perusahaan, petugas P3K tersebut perlu mendapatkan pelatihan dengan kurikulum yang sesuai dengan Permenakertrans No. 15/MEN/VIII/2008 tentang Pertolongan Pertama Pada kecelakaan (P3K) di Tempat Kerja.

2. SASARAN DAN MANFAAT TRAINING

a. Peserta diharapkan akan memiliki pengetahuan dan kemampuan untuk memahami peraturan dan konsep P3K.
b. Peserta memiliki keterampilan dan mampu melakukan pertolongan pertama pada kecelakaan jika terjadi kecelakaan di tempat kerja.
c. Peserta mampu memberikan pertolongan jika terjadi penyakit mendadak ditempat kerja.
d. Peserta mampu mengembangkan sistem P3K ditempat kerja.

3. FASILITATOR

Sr. Trainer HSP yang berpengalaman dalam pelatihan P3K di berbagai industri.

4. OUTLINE

a. Peraturan perudangan yang berkaitan dengan Pertolongan Pertama Pada kecelakaan (P3K)
b. Dasar – dasar Kesehatan Kerja
c. Dasar – dasar Pertolongan Pertama Pada kecelakaan (P3K)
d. Anatomi dan Faal tubuh manusia
e. Pedoman Penyediaan Fasilitas P3K
f. Bahaya dan Penanganan terhadap sengatan panas, keracunan, paparan bahan kimia, kejang.
g. Gangguan lokal (luka, perdarahan, luka bakar, patah tulang) dan tindakan pertolongannya.
h. Gangguan Kesadaran dan tindakan pertolongannya
i. Gangguan Pernafasan dan tindakan pertolongannya
j. Gangguan peredaran darah dan tindakan pertolongannya
k. Resusitasi jantung paru
l. Evakuasi korban (Prosedur dan Para pengangkutan korban)
m. P3K pada keadaan tertentu (P3K pada kecelakaan diruang tertutup/terbatas dan P3K sengatan listrik)
n. Praktek

5. FASILITAS

a. Hard / Soft Copy Materi Training
b. Sertifikat Kompetensi Petugas P3K dari BNSP
c. 2x coffee break
d. Makan Siang

6. JADUAL TRAINING: 3 Hari + 1 hari ujian

 

Training K3 : Petugas P3K Bersertifikasi BNSP

APAKAH Bidang keahlian atau Kompetensi Anda ingin diakui secara Nasional dan Internasional ?. Tahukah Anda bahwa pasar kerja nasional dan internasional menuntut tersedianya tenaga-kerja yang kompeten »

Training K3 : Pengawas Sistem Manajemen K3 Kontraktor (CSMS) Bersertifikasi BNSP

1. LATAR BELAKANG TRAINING PENGAWAS SISTEM MANAJEMEN K3 KONTRAKTOR (CSMS) Dalam kegiatan operasional perusahaan terdapat beberapa jenis pekerjaan yang banyak di laksanakan oleh kontraktor, seperti »

Training K3 : HAZOPs Bersertifikasi BNSP

APAKAH Bidang keahlian atau Kompetensi Anda ingin diakui secara Nasional dan Internasional ?. Tahukah Anda bahwa pasar kerja nasional dan internasional menuntut tersedianya tenaga-kerja yang kompeten »

TRAINING AHLI HIGIENE INDUSTRI MADYA (HIMA) SERTIFIKASI BNSP

1.      LATAR BELAKANG TRAINING AHLI HIGIENE INDUSTRI MADYA Industrial Higiene merupakan suatu bidang ilmu yang mempelajari, mengidentifikasi, mengevaluasi dan mengendalikan bahaya yang timbul »

Training Supervisor K3 Konstruksi Sertifikasi BNSP

1. LATAR BELAKANG TRAINING SUPERVISOR K3 KONSTRUKSI Tingkat kecelakaan pada industri konstruksi relative lebih tinggi jika dibandingkan dengan jenis industri lain seperti industry manufacturing. Hal »

Training Ahli K3 Muda Konstruksi Sertifikasi BNSP

1. LATAR BELAKANG TRAINING AHLI K3 MUDA KONSTRUKSI Tingkat kecelakaan pada industri konstruksi relative lebih tinggi jika dibandingkan dengan jenis industri lain seperti industry manufacturing. Hal »

 

 

 

Sobat, Mobil Tangki yang membawa BBM atau LPG membawa muatan sangat berbahaya. Maka dari itu, Sobat Pertamina harus memahami Titik Buta atau Blind Spot dari Mobil Tangki untuk keselamatan berkendara dan mencegah hal-hal yang tidak diinginkan. Simak video selengkapnya untuk mengetahui apa itu Blind Spot pada Mobil Tangki Pertamina. Jangan lupa juga like, share, dan subscribe untuk mengetahui video paling update seputar Pertamina.

Official Website : http://www.pertamina.com

 

1. LATAR BELAKANG TRAINING PENGAWAS SISTEM MANAJEMEN K3 KONTRAKTOR (CSMS)

Dalam kegiatan operasional perusahaan terdapat beberapa jenis pekerjaan yang banyak di laksanakan oleh kontraktor, seperti pemasangan dan perawatan peralatan, pekerjaan cleaning fasilitas operasi, pekerjaan konstruksi, turn around maintenance (TAM) dll. Karena kurang jelasnya sistem dan tanggung jawab keselamatan kerja, maka angka kecelakaan yang melibatkan kontraktor cukup tinggi, sehingga berdampak pada tingginya biaya akibat kecelakaan dan hilangnya jam kerja, dampak negatif terhadap pekerja, fasilitas dan lingkungan pihak penyelenggara dan berdampak buruk terhadap reputasi perusahaan.

Kompetensi Petugas Pengawas K3 Kontraktor adalah unit kompetensi yang berhubungan dengan pengetahuan, keterampilan dan sikap kerja yang dibutuhkan untuk melakukan pengawasan terhadap pelaksanaan sistim manajemen keselamatan dan kesehatan kerja (K3) kontraktor. Seorang pengawas sistim manajemen K3 kontraktor (Constractor Safety Management System Supervisor) harus memiliki pengetahuan dan keahlian dalam mengembangkan, menerapkan dan mengawasi pelaksanaan sistim manajemen K3 kontraktor.

2. SASARAN DAN MANFAAT TRAINING PENGAWAS SISTEM MANAJEMEN K3 KONTRAKTOR (CSMS)

Pelatihan ini bertujuan untuk memberikan wawasan dan pengetahuan tentang CSMS, bagaimana penerapan CSMS di perusahaan dan dibekali dengan kemampuan untuk mengembangkan CSMS di perusahaan, sehingga dapat:

a. Memahami peraturan per-undang-undangan terkait sistim manajemen K3 kontraktor
b. Memahami Peraturan/Kebijakan Management Perusahaan tentang K3
c. Memahami Teknik Identifikasi Bahaya dan Risiko K3
d. Memahami prosedur ijin kerja aman
e. Memahami sistem manajemen K3 kontraktor
f. Memahami teknik audit K3
g. Memahami dan mampu melakukan evaluasi kinerja K3
h. Mampu memberikan konsultasi K3 bagi kontraktor
i. Mampu mengelola data dan informasi K3 Kontraktor

3. PERSYARATAN CALON PESERTA KOMPETENSI PENGAWAS SISTIM MANAJEMEN K3 KONTRAKTOR

a. Persyaratan Pendidikan:

No Penididikan Minimal Pengalaman Kerja
1 SLTA Pengalaman K3 minimal 3 tahun
2 D3 Pengalaman K3 minimal 1 tahun
3 Strata 1 Pengalaman K3 minimal 6 bulan

b. Persyaratan Pelatihan

       • Kompetensi Pengawas Sistim Manajemen K3 Kontraktor sekurang-kurangnya telah mengikuti pelatihan / pendidikan Pengawas Sistem Manajemen K3 Kontraktor minimal selama 3 hari.

3.1 PERSYARATAN MENGIKUTI UJI KOMPETENSI (Request for assessment)
       3.1.1 Mengisi formulir permohonan (FORM – APLIKASI )
       3.1.2 Melampirkan:
                  3.1.2.1 Foto copy Ijasah terakhir
                  3.1.2.2 Fotocopy Sertifikat kursus terkait CSMS
                  3.1.2.3 Foto copy KTP / Paspor / Kitas
                  3.1.2.4 CV atau Surat Keterangan Pengalaman kerja
                  3.1.2.5 Surat Rekomendasi dari Pimpinan / Atasan Langsung / Rekanan Kerja (bila ada)

4. FASILITATOR TRAINING PENGAWAS SISTEM MANAJEMEN K3 KONTRAKTOR (CSMS)

Sr. Trainer HSP Academy yang memiliki pengalaman dalam bidang K3 dan CSMS.

5. OUTLINE TRAINING PENGAWAS SISTEM MANAJEMEN K3 KONTRAKTOR (CSMS)

a. Peraturan/perundang-undangan terkait K3 Kontraktor
b. Teknik identifikasi dan analisa Bahaya dan Risiko K3
c. Pemahaman CSMS dan Element dasar penerapanya
d. Konsep CSMS dalam dunia Contraktor
e. Risk Management and Risk Engineers sesuai CSMS Program
f. Tujuan Pelaksanaan CSMS
g. Proses Dokumentasi dan Penerapan CSMS secara actual dilapangan
h. Evaluasi K3 berdasarkan hasil kerja akhir
i. Proses Pelaksanaan Tender
j. Pre mobilisasi, Tugas dan tanggung jawab
k. Pelaksanaan Pekerjaan berdasarkan ruang lingkup
l. Pemantauan dan pengendalian, Audit , Inspeksi Pekerjaan dan penilaian kinerja HSE
m. Penilaian akhir kinerja
n. Investigasi Kecelakaan

6. FASILITAS TRAINING PENGAWAS SISTEM MANAJEMEN K3 KONTRAKTOR (CSMS)

a. Hard / Soft Copy Materi Training
b. Flash Disk 8 GB
c. Sertifikat Kompetensi Pengawas CSMS dari BNSP
d. ID Card Kompetensi dari BNSP
e. Sertifikat training dari HSP Academy
f. Gimmick Kaos HSP
g. 2x coffee break
h. Makan Siang

7. DURASI TRAINING K3 CONTRACTOR SAFETY MANAGEMENT SYSTEM (3 HARI): 3 Hari + 1 Hari Ujian

APAKAH Bidang keahlian atau Kompetensi Anda ingin diakui secara Nasional dan Internasional ?. Tahukah Anda bahwa pasar kerja nasional dan internasional menuntut tersedianya tenaga-kerja yang kompeten di setiap bidang, banyak industri dan organisasi mempersyaratkan agar tenaga-kerjanya memiliki sertifikasi kompetensi yang kredibel. Di berbagai negara, pemerintahnya ada juga yang menghendaki bahwa tenaga kerja yang ingin bekerja harus memiliki sertifikasi kompetensi yang diterbitkan oleh lembaga otoritas yang diakui sah. Kompetensi kerja adalah spesifikasi dari sikap pengetahuan dan keterampilan atau keahlian serta penerapannya secara efektif dalam pekerjaan sesuai dengan standard kerja yang dipersyaratkan. Sertifikasi kompetensi adalah proses pemberian sertifikasi kompetensi yang dilakukan secara sistematis dan obyektif melalui uji kompetensi yang mengacu pada standar kompetensi kerja baik yang bersifat nasional maupun internasional. Dengan memiliki sertifikasi kompetensi K3 maka seseorang akan mendapatkan bukti pengakuan tertulis atas kompetensi yang dikuasainya. BNSP merupakan badan independen yang bertanggung jawab kepada Presiden yang memiliki kewenangan sebagai otoritas sertifikasi personil dan bertugas melaksanakan sertifikasi kompetensi profesi bagi tenaga kerja.
Pelatihan ini adalah untuk mempersiapkan peserta untuk memperoleh sertifikat Kompetensi Studi HAZOP dari BNSP. Pelatihan persiapan sertifikasi BNSP (Badan Nasional Sertifikasi Profesi) KOMPETENSI Studi HAZOP dirancang berbasis kompetensi (Competency Based Training) yang mengacu pada Standar Kompetensi Kerja Nasional Indonesia (SKKNI) K3. Untuk mendapatkan sertifikasi kompetensi, para peserta training akan diuji oleh assessor dari LSK-K3 (Lembaga Sertifikasi Kompetensi Kesehatan dan Keselamatan Kerja). LSK-K3 didukung oleh KEMENAKERTRANS melalui surat resmi dari Direktur Jendral BINWASNAKER NOMOR B-710 tertanggal 31 DESEMBER 2008 Untuk terwujudnya sertifikasi kompetensi K3 di Indonesia dalam menghadapi era persaingan global / AFTA.

1. LATAR BELAKANG TRAINING HAZOPS

Hazard operability study atau HAZOP adalah merupakan salah satu teknik identifikasi dan analisis bahaya yang digunakan untuk meninjau suatu proses atau proses pada sebuah sistem secara sistematis. Selain itu HAZOP juga dapat digunakan untuk menentukan apakah penyimpangan dalam suatu proses dapat mendorong kearah kejadian atau kecelakaan yang tidak diinginkan. Karakteristik HAZOP yang utama adalah sistematik, menggunakan struktur dan susunan yang tinggi dengan mengandalkan pada guide word dan gagasan tim untuk melanjutkan serta memastikan safe guard sesuai atau tidak dengan tempat atau objek yang sedang di kaji.

2. SASARAN DAN MANFAAT TRAINING HAZOPS

a. Peserta diharapkan akan memiliki pengetahuan dan kemampuan untuk memahami dan menerapkan konsep HAZOPs,
b. Peserta mampu melakukan analisis bahaya dan penilain risiko ditempat kerja dengan metode/teknik HAZOPs
c. Peserta mampu mengembangkan sistem pengendalian bahaya dan risiko di perusahaan.

3. SIAPA YANG HARUS HADIR DALAM TRAINING HAZOPS

a. Process Engineer
b. Instrument Engineer
c. Electrical Engineer
d. Mechanical Engineer
e. Staf/Manager Produksi, Lab, Gudang dan Maintenance Engineering
f. Staf/Manager K3

4. PERSYARATAN PESERTA TRAINING HAZOPS

No Penididikan Minimal HAZOP Study
1 D3 Teknik Memiliki pengalaman diunit operasi minimal 2 tahun

5. FASILITATOR TRAINING HAZOPS

Sr. Trainer HSP Academy yang sangat berpengalaman dalam bidang Study HAZOP

6. OUTLINE TRAINING HAZOPS

Mengacu pada SKKNI no. 248/MEN/V/2007

NO KODE UNIT JUDUL UNIT
1. IMG.KK02.018.01 Menganalisa   resiko kecelakaan kerja
2. IMG.KK03.003.01 Menerapkan   study HAZOP di tempat kerja

a. Pengenanlan HAZOPs
b. Teknik Analisa Bahaya Proses
c. Teknik HAZOPs
d. Metode dan Prosedur HAZOPs
e. Latihan / Praktek HAZOPs

7. FASILITAS TRAINING HAZOPS

a. Hard / Soft Copy Materi Training
b. Flash Disk 8 GB
c. Sertifikat Kompetensi dari BNSP
d. ID Card dari BNSP
e. Sertifikat Training dari HSP Academy
f. Gimmick Kaos HSP
g. Makan Siang2x coffee break

8. JADUAL TRAINING HAZOPS: 3 Hari + 1 hari Ujian

 

Training K3 : Petugas P3K Bersertifikasi BNSP

APAKAH Bidang keahlian atau Kompetensi Anda ingin diakui secara Nasional dan Internasional ?. Tahukah Anda bahwa pasar kerja nasional dan internasional menuntut tersedianya tenaga-kerja yang kompeten »

Training K3 : Pengawas Sistem Manajemen K3 Kontraktor (CSMS) Bersertifikasi BNSP

1. LATAR BELAKANG TRAINING PENGAWAS SISTEM MANAJEMEN K3 KONTRAKTOR (CSMS) Dalam kegiatan operasional perusahaan terdapat beberapa jenis pekerjaan yang banyak di laksanakan oleh kontraktor, seperti »

Training K3 : HAZOPs Bersertifikasi BNSP

APAKAH Bidang keahlian atau Kompetensi Anda ingin diakui secara Nasional dan Internasional ?. Tahukah Anda bahwa pasar kerja nasional dan internasional menuntut tersedianya tenaga-kerja yang kompeten »

TRAINING AHLI HIGIENE INDUSTRI MADYA (HIMA) SERTIFIKASI BNSP

1.      LATAR BELAKANG TRAINING AHLI HIGIENE INDUSTRI MADYA Industrial Higiene merupakan suatu bidang ilmu yang mempelajari, mengidentifikasi, mengevaluasi dan mengendalikan bahaya yang timbul »

Training Supervisor K3 Konstruksi Sertifikasi BNSP

1. LATAR BELAKANG TRAINING SUPERVISOR K3 KONSTRUKSI Tingkat kecelakaan pada industri konstruksi relative lebih tinggi jika dibandingkan dengan jenis industri lain seperti industry manufacturing. Hal »

Training Ahli K3 Muda Konstruksi Sertifikasi BNSP

1. LATAR BELAKANG TRAINING AHLI K3 MUDA KONSTRUKSI Tingkat kecelakaan pada industri konstruksi relative lebih tinggi jika dibandingkan dengan jenis industri lain seperti industry manufacturing. Hal »

Sistem Manajemen Kesehatan Keselamatan Kerja (SMK3) adalah bagian dari sistem manajemen secara keseluruhan yang meliputi stuktur organisasi, perencanaan, tanggung jawab, pelaksanaan, prosedur, proses dan sumber daya yang dibutuhkan bagi pengembangan penerapan, pencapaian, pengkajian dan pemeliharaan kebijakan keselamatan dan kesehatan kerja dalam rangka pengendalian risiko yang berkaitan dengan kegiatan kerja guna terciptanya tempat kerja yang aman, efisien dan produktif. SMK3 adalah standar yang diadopsi dari standar Australia AS4801 ini serupa dengan Occupational Health and Safety Assessment Series (OHSAS) 18001, standar ini dibuat oleh beberapa lembaga sertifikasi dan lembaga standarisasi kelas dunia. SMK3 merupakan alat bantu yang dapat digunakan untuk memenuhi tuntutan dan persyaratan yang ada dan berlaku yang berhubungan dengan jaminan keselamatan kerja dan kesehatan kerja. SMK3 merupakan sebuah sistem yang dapat diukur dan dinilai sehingga kesesuaian terhadapnya menjadi obyektif. SMK3 digunakan sebagai patokan dalam menyusun suatu sistem manajemen yang berfokus untuk mengurangi dan menekan kerugian dalam kesehatan, keselamatan dan bahkan properti.
Peraturan Pemerintah (PP) No. 50 Tahun 2012 mengenai penerapan Sistem Manajemen K3 (SMK3). PP No. 50 Tahun 2012 telah ditetapkan pada 12 April 2012 di Jakarta. PP tersebut merupakan peraturan pelaksanaan dari pasal 87 UU No. 13 Tahun 2003 tentang Ketenagakerjaan. Dalam PP Nomor 50 Tahun 2012 tersebut, semua pemberi kerja wajib melaksanakan SMK3, terutama perusahaan yang mempekerjakan minimal 100 tenaga kerja atau perusahaan yang memiliki tingkat potensi kecelakaan yang tinggi akibat karakteristik proses kerja. Agar penerapan SMK3 berjalan efektif, maka secara periodik perlu dilakukan efektivitasnya melalui audit SMK3. Keberhasilan audit SMK3 sangat tergantung kepada kualitas auditor SMK3. Hsp Academy melalui training auditor SMK3 mempersiapkan seorang auditor yang memiliki kemampuan dalam merencanakan, mempersiapkan, melaksanakan dan melaporkan hasil audit SMK3 serta memberikan rekomendasi yang tepat untuk perbaikan SMK3.

1. MANFAAT TRAINING AUDITOR SMK3

Setelah mengikuti Training Auditor SMK3 peserta :
a. Mampu memenuhi persyaratan Peraturan Pemerintah (PP) No. 50 Tahun 2012 mengenai penerapan SMK3
b. Mampu menjadi auditor SMK3 yang kompeten dan professional yang mampu melaksanakan audit           penerapan SMK3 di perusahaan
c. Memiliki kompetensi menjadi auditor eksternal SMK3
d. Mengerti dan memahami Prinsip-prinsip, elemen-elemen dan Kriteria SMK3
e. Mampu merencanakan, mempersiapkan, melaksanakan dan melaporkan hasil audit SMK3
f. Mampu mengumpulkan, menganalisa dan verifikasi bukti audit serta mengkomunikasikan hasil observasi yang signifikan untuk ditindaklanjuti.
g. Mampu mengevaluasi pemenuhan peraturan perundangan K3
h. Mengerti dan memahami peran auditor SMK3 dan lead auditor dalam melaksanakan audit SMK3

2. PERSYARATAN PESERTA TRAINING AUDITOR SMK3

a. Persyaratan Pendidikan:

No Penididikan Minimal Auditor SMK3
1 D3 Pengalaman K3 minimal 7 tahun
2 Strata 1 Pengalaman K3 minimal 5 tahun
3 Strata 2 Pengalaman K3 minimal 2 tahun
4 Strata 3

1. Pas Foto 3×4 tiga lembar
     b. Foto copy Ijasah terakhir
     c. Foto copy KTP / Paspor / Kitas
     d. Surat Rekomendasi dari Pimpinan / Atasan Langsung / Rekanan Kerja (bila ada)
     e. CV atau Surat Keterangan Pengalaman kerja
     f. Sertifikat training K3

3. TARGET PESERTA TRAINING AUDITOR SMK3

Para Auditor SMK3 atau orang yang disiapkan untuk menjadi Auditor SMK3, Management Representatives, Tim SMK3, HSE Departmen, HRD dan setiap orang yang terkait dalam pengembangan HSE / K3 di lingkungan kerjanya.

4. OUTLINE TRAINING AUDITOR SMK3

Mengacu pada kode unit kompetensi dari SKKNI No. 42/MEN/III/2008:

NO KODE UNIT JUDUL UNIT
1. KKK.00.02.019.01 Melakukan audit K3
2. KKK.00.03.004.01 Mengelola Sistem Informasi dan Data K3
3. KKK.00.03.005.01 Mengembangkan analisa informasi dan data K3,   dan proses pelaporan serta dokumentasi
4. KKK.00.02.008.01 Melaksanakan koordinasi dan pemeliharaan   sistem manajemen K3

a. Peraturan Perundangan Terkait SMK3
b. Prinsip-Prinsip SMK3
c. Elemen-Elemen dan kriteria Audit SMK3
d. Mekanisme & Sistematika Pelaksanaan Audit SMK3
e. Teknik Audit SMK3
f. Tugas dan Fungsi Auditor SMK3
g. Wewenang, kewajiban dan jenjang karier Auditor SMK3
h. Badan Audit SMK3
i. Instrumen Audit SMK3
j. Pelaporan dan Dokumentasi Audit SMK3
k. Mengelola Sistem Informasi dan Data K3
l. Melaksanakan koordinasi dan pemeliharaan sistem manajemen K3

5. FASILITAS TRAINING AUDITOR SMK3

a. Hard / Soft Copy Materi Training
b. Sertifikat Kompetensi dari BNSP
c. 2x coffee break
d. Makan Siang
e. Flash Disk 4GB

6. JADUAL TRAINING: Auditor SMK3 (3 hari+ 1 hari ujian kompetensi)

 

Training K3 : Petugas P3K Bersertifikasi BNSP

APAKAH Bidang keahlian atau Kompetensi Anda ingin diakui secara Nasional dan Internasional ?. Tahukah Anda bahwa pasar kerja nasional dan internasional menuntut tersedianya tenaga-kerja yang kompeten »

Training K3 : Pengawas Sistem Manajemen K3 Kontraktor (CSMS) Bersertifikasi BNSP

1. LATAR BELAKANG TRAINING PENGAWAS SISTEM MANAJEMEN K3 KONTRAKTOR (CSMS) Dalam kegiatan operasional perusahaan terdapat beberapa jenis pekerjaan yang banyak di laksanakan oleh kontraktor, seperti »

Training K3 : HAZOPs Bersertifikasi BNSP

APAKAH Bidang keahlian atau Kompetensi Anda ingin diakui secara Nasional dan Internasional ?. Tahukah Anda bahwa pasar kerja nasional dan internasional menuntut tersedianya tenaga-kerja yang kompeten »

TRAINING AHLI HIGIENE INDUSTRI MADYA (HIMA) SERTIFIKASI BNSP

1.      LATAR BELAKANG TRAINING AHLI HIGIENE INDUSTRI MADYA Industrial Higiene merupakan suatu bidang ilmu yang mempelajari, mengidentifikasi, mengevaluasi dan mengendalikan bahaya yang timbul »

Training Supervisor K3 Konstruksi Sertifikasi BNSP

1. LATAR BELAKANG TRAINING SUPERVISOR K3 KONSTRUKSI Tingkat kecelakaan pada industri konstruksi relative lebih tinggi jika dibandingkan dengan jenis industri lain seperti industry manufacturing. Hal »

Training Ahli K3 Muda Konstruksi Sertifikasi BNSP

1. LATAR BELAKANG TRAINING AHLI K3 MUDA KONSTRUKSI Tingkat kecelakaan pada industri konstruksi relative lebih tinggi jika dibandingkan dengan jenis industri lain seperti industry manufacturing. Hal »

1. LATAR BELAKANG TRAINING AHLI HIGIENE INDUSTRI UTAMA

Industrial Higiene merupakan suatu bidang ilmu yang mempelajari, mengidentifikasi, mengevaluasi dan mengendalikan bahaya yang timbul ditempat kerja yang dapat berdampak terhadap kesehatan. Perkembang ilmu pengetahuan dan tekonologi dibidang industrial hygiene sangat pesat, hal ini disebabkan oleh tingginya tuntutan terhadap perlindungan kesehatan terhadap pekerja. Pekerja merupakan asset perusahaan yang paling berharga dan oleh karenanya kesehatan mereka harus dilindungi agar produktifitas perusahaan dapat terus ditingkatkan. Tanpa pengetahuan yang baik tentang industrial hygiene ditempat kerja maka akan sulit untuk melindungi pekerja dari paparan bahaya ditempat kerja.

2. SASARAN DAN MANFAAT TRAINING AHLI HIGIENE INDUSTRI UTAMA

a. Peserta diharapkan akan memiliki pengetahuan dan kemampuan untuk memahami dan menerapkan konsep industrial hygiene, peraturan atau standar yang berkaitan dengan industrial hygiene perusahaan.
b. Peserta mampu melakukan analisis bahaya dan risiko kesehatan pada pekerja.
c. Peserta mampu mengembangkan program pengendalian dan perbaikan industrial hygiene di perusahaan.
d. Peserta mampu mengukur kinerja program hygiene industry perusahaan
e. Peserta mampu menganalisa hasil pengukuran secara statistic
f. Peserta mampu memodifikasi teknik pengendalian engineering control
g. Peserta mampu melakukan bimbingan dan audit kontraktor

3. PERSYARATAN PESERTA TRAINING AHLI HIGIENE INDUSTRI UTAMA

a. Pendidikan dan Pengalaman Kerja.

No Pendidikan Pengalaman Kerja
1 Sarjana K3 (S1) 5 Tahun dibidang K3
2 S 1 – Teknik (non K3) 7 Tahun dibidang K3
3 S1 – Non Teknik + non K3 7 Tahun dibidang K3
4 D3 Teknik 12 Tahun dibidang K3
5 D3 non Teknik 12 Tahun dibidang K3
  • Foto copy Ijasah terakhir
  • Foto copy KTP / Paspor / Kitas
  • Surat Rekomendasi dari Pimpinan / Atasan Langsung / Rekanan Kerja (bila ada)
  • CV atau Surat Keterangan Pengalaman kerja
Bidang Pekerjaan  : Higiene Industri
Kompetensi Ahli Higiene Industri Utama
Kompetensi Umum
No Kode Unit Judul Unit
1 KKK.HI.01.005.01 Mengorganisasikan dan mengevaluasi proses antisipasi dan pengenalan risiko kesehatan kerja
2 KKK.HI.01.006.01 Mengorganisasikan dan mengevaluasi metoda pembacaan dan menganalisa hasil pengukuran data
Kompetensi Inti
No Kode Unit Judul Unit
1. KKK.HI.02.010.01 Mengevaluasi dan memverifikasi hasil dari tindakan pengendalian pajanan yang dapat menganggu kesehatan
2. KKK.HI.02.011.01 Melaksanakan dan memverifikasi hasil dari tindakan pengendalian pajanan yang dapat menganggu kesehatan
3. KKK.HI.02.012.01 Mengorganisasikan dan menyimpulkan trend analisa dari hasil pemeriksaan sample
4. KKK.HI.02.013.01 Mengorganisasikan dan mengevaluasi hasil promosi kesehatan tentang pengetahuan bahaya risko kesehatan di Industri
5. KKK.HI.02.014.01 Mengevaluasi dan memodifikasi program pengendalian pajanan risiko kesehatan secara teknis (engineering control) sebagai metoda pengendalian utama
6 KKK.HI.02.015.01 Melaksanakan dan mengorganisasikan pelaksanaan pengendalian pajanan risiko kesehatan secara administrasi dan penggunaan alat pelindung diri (APD)
Kompetensi Khusus
No Kode Unit Judul Unit
1. KKK.HI.03.005.01 Mengorganisasikan bimbingan dan mengaudit/mengevaluasi kontraktor yang menjalankan pekerjaan agar mempunyai kapasitas dalam pelaksanaan prinsip hygiene industry dibidang kerjanya
       

4. FASILITATOR TRAINING AHLI HIGIENE INDUSTRI UTAMA

Sr. HSP Academy Trainer yang berpengalam dalam bidang K3 higiene industri di berbagai Perusahaan.

5. OUTLINE TRAINING AHLI HIGIENE INDUSTRI UTAMA

a. Peraturan / UU Kesehatan dan Keselamatan Kerja (K3)
b. Pengantar Industrial Higine
c. Penyakit Akibat Kerja
d. Bahaya dan Risiko Kesehatan Kerja
e. Teknik Sampling dan Pengukuran Bahaya kesehatan
       Pengukuran Kebisingan
       Pengukuran Getaran
       Pengukuran Ventilasi
       Pengukuran Cahaya
       Pengukuran Gas
       Pengukuran Iklim Kerja
f. Teknik Identifikasi Bahaya dan Risiko
g. Teknik Pengendalian Bahaya dan Risiko Kesehatan
h. Ergonomik
i. Promosi Kesehatan
j. Toksikologi Industri
k. Kesehatan dan Sanitasi Lingkungan Kerja
l. Surveilance Kesehatan Kerja & Pengumpulan data
m. Simulasi dan Praktek Pengukuran

6. Fasilitas Training Ahli Higiene Industri Utama :

a. Hard / Soft Copy Materi Training
b. Sertifikat Kompetensi HIU dari BNSP
c. ID Card HIU dari BNSP
d. Sertifikat training dari HSP Academy
e. Flash Disk 8 GB
f. Gimmick Kaos HSP
g. 2x coffee break
h. Makan Siang

7. JADUAL TRAINING AHLI HIGIENE INDUSTRI UTAMA : 4 Hari + 1 Hari Ujian

 

Training K3 : Petugas P3K Bersertifikasi BNSP

APAKAH Bidang keahlian atau Kompetensi Anda ingin diakui secara Nasional dan Internasional ?. Tahukah Anda bahwa pasar kerja nasional dan internasional menuntut tersedianya tenaga-kerja yang kompeten »

Training K3 : Pengawas Sistem Manajemen K3 Kontraktor (CSMS) Bersertifikasi BNSP

1. LATAR BELAKANG TRAINING PENGAWAS SISTEM MANAJEMEN K3 KONTRAKTOR (CSMS) Dalam kegiatan operasional perusahaan terdapat beberapa jenis pekerjaan yang banyak di laksanakan oleh kontraktor, seperti »

Training K3 : HAZOPs Bersertifikasi BNSP

APAKAH Bidang keahlian atau Kompetensi Anda ingin diakui secara Nasional dan Internasional ?. Tahukah Anda bahwa pasar kerja nasional dan internasional menuntut tersedianya tenaga-kerja yang kompeten »

TRAINING AHLI HIGIENE INDUSTRI MADYA (HIMA) SERTIFIKASI BNSP

1.      LATAR BELAKANG TRAINING AHLI HIGIENE INDUSTRI MADYA Industrial Higiene merupakan suatu bidang ilmu yang mempelajari, mengidentifikasi, mengevaluasi dan mengendalikan bahaya yang timbul »

Training Supervisor K3 Konstruksi Sertifikasi BNSP

1. LATAR BELAKANG TRAINING SUPERVISOR K3 KONSTRUKSI Tingkat kecelakaan pada industri konstruksi relative lebih tinggi jika dibandingkan dengan jenis industri lain seperti industry manufacturing. Hal »

Training Ahli K3 Muda Konstruksi Sertifikasi BNSP

1. LATAR BELAKANG TRAINING AHLI K3 MUDA KONSTRUKSI Tingkat kecelakaan pada industri konstruksi relative lebih tinggi jika dibandingkan dengan jenis industri lain seperti industry manufacturing. Hal »

 

1. LATAR BELAKANG TRAINING AHLI HIGIENE INDUSTRI MADYA

Industrial Higiene merupakan suatu bidang ilmu yang mempelajari, mengidentifikasi, mengevaluasi dan mengendalikan bahaya yang timbul ditempat kerja yang dapat berdampak terhadap kesehatan. Perkembang ilmu pengetahuan dan tekonologi dibidang industrial hygiene sangat pesat, hal ini disebabkan oleh tingginya tuntutan terhadap perlindungan kesehatan terhadap pekerja. Pekerja merupakan asset perusahaan yang paling berharga dan oleh karenanya kesehatan mereka harus dilindungi agar produktifitas perusahaan dapat terus ditingkatkan. Tanpa pengetahuan yang baik tentang industrial hygiene ditempat kerja maka akan sulit untuk melindungi pekerja dari paparan bahaya ditempat kerja.

2. SASARAN DAN MANFAAT TRAINING AHLI HIGIENE INDUSTRI MADYA

a. Peserta diharapkan akan memiliki pengetahuan dan kemampuan untuk memahami dan menerapkan konsep industrial hygiene, peraturan atau standar yang berkaitan dengan industrial hygiene perusahaan.
b. Peserta mampu melakukan analisis bahaya dan risiko kesehatan pada pekerja.
c. Peserta mampu mengembangkan program pengendalian dan perbaikan industrial hygiene di perusahaan.
d. Peserta mampu melaksanakan dan mengorganisasikan industrial higiene perusahaan.

3. PERSYARATAN PESERTA TRAINING AHLI HIGIENE INDUSTRI MADYA

a. Pendidikan dan Pengalaman Kerja.

No Pendidikan Pengalaman Kerja
1 Sarjana K3 (S1) 3 Tahun dibidang K3
2 S 1 – Teknik (non K3) 3Tahun dibidang K3
3 S1 – Non Teknik + non K3 3 Tahun dibidang K3
4 D3 Teknik 5 Tahun dibidang K3
5 D3 non Teknik 5 Tahun dibidang K3
6 SLTA/SMK 10 Tahun dibidang K3

b. Foto copy Ijasah terakhir
c. Foto copy KTP / Paspor / Kitas
d. Surat Rekomendasi dari Pimpinan / Atasan Langsung / Rekanan Kerja (bila ada)
e. CV atau Surat Keterangan Pengalaman kerja

Bidang Pekerjaan : Higiene Industri

 
Kompetensi Ahli Higiene Industri Madya
Kompetensi Umum
No Kode Unit Judul Unit
1 KKK.HI.01.003.01 Melakukan evaluasi dan modifikasi terhadap program kerja hygiene industri
2 KKK.HI.01.004.01 Melaksanakan dan mengorganisasikan manajemen hygiene industri
Kompetensi Inti
No Kode Unit Judul Unit
1. KKK.HI.02.005.01 Mengorganisasikan program hygiene indsutri sesuai dengan pengetahuan dan prinsip dasar hygiene indsutri
2. KKK.HI.02.006.01 Melaksanakan dan mengorganisasikan health risk assessment
3. KKK.HI.02.007.01 Melaksanakan dan mengorganisasikan pemeriksaan dan melakukan investigasi untuk menemukan adanya risiko kesehatan di tempat kerja
4. KKK.HI.02.008.01 Melaksanakan dan mengorganisasikan proses prioritas dari risiko kesehatan
5. KKK.HI.02.009.01 Melaksanakan dan mengorganisasikan pengumpulan sample hygiene indsutri
Kompetensi Khusus
No Kode Unit Judul Unit
1. KKK.HI.03.003.01 Mengenal, memilih, merumuskan, mengorganisasikan, mengevaluasi dan memodifikasi pelaksanaan system informasi hygiene industri
2 KKK.HI.03.004.01 Melaksanakan dan mengorganisasikan pengadaan dan kebutuhan peralatan hygiene industri
       

4. FASILITATOR TRAINING AHLI HIGIENE INDUSTRI MADYA

Sr. HSP Academy Trainer yang berpengalam dalam bidang K3 Higiene Industri di berbagai perusahaan.

5. OUTLINE TRAINING AHLI HIGIENE INDUSTRI MADYA

a. Peraturan / UU Kesehatan dan Keselamatan Kerja (K3)
b. Pengantar Industrial Higine
c. Penyakit Akibat Kerja
d. Bahaya dan Risiko Kesehatan Kerja
e. Teknik Sampling dan Pengukuran Bahaya kesehatan
      Pengukuran Kebisingan
      Pengukuran Getaran
      Pengukuran Ventilasi
      Pengukuran Cahaya
      Pengukuran Gas
      Pengukuran Iklim Kerja
f. Teknik Identifikasi Bahaya dan Risiko
g. Teknik Pengendalian Bahaya dan Risiko Kesehatan
h. Ergonomik
i. Promosi Kesehatan
j. Toksikologi Industri
k. Kesehatan dan Sanitasi Lingkungan Kerja
l. Simulasi dan Praktek Pengukuran

6. FASILITAS TRAINING AHLI HIGIENE INDUSTRI MADYA

a. Hard / Soft Copy Materi Training
b. Sertifikat Kompetensi HIMA dari BNSP
c. ID Card HIMA dari BNSP
d. Sertifikat Training dari HSP Academy
e. Flash Disk 8 GB
f. Gimmick Kaos HSP
g. 2x coffee break
h. Makan Siang

7. JADUAL TRAINING AHLI HIGIENE INDUSTRI MADYA : (4 hari + 1 hari ujian)

 

Training K3 : Petugas P3K Bersertifikasi BNSP

APAKAH Bidang keahlian atau Kompetensi Anda ingin diakui secara Nasional dan Internasional ?. Tahukah Anda bahwa pasar kerja nasional dan internasional menuntut tersedianya tenaga-kerja yang kompeten »

Training K3 : Pengawas Sistem Manajemen K3 Kontraktor (CSMS) Bersertifikasi BNSP

1. LATAR BELAKANG TRAINING PENGAWAS SISTEM MANAJEMEN K3 KONTRAKTOR (CSMS) Dalam kegiatan operasional perusahaan terdapat beberapa jenis pekerjaan yang banyak di laksanakan oleh kontraktor, seperti »

Training K3 : HAZOPs Bersertifikasi BNSP

APAKAH Bidang keahlian atau Kompetensi Anda ingin diakui secara Nasional dan Internasional ?. Tahukah Anda bahwa pasar kerja nasional dan internasional menuntut tersedianya tenaga-kerja yang kompeten »

TRAINING AHLI HIGIENE INDUSTRI MADYA (HIMA) SERTIFIKASI BNSP

1.      LATAR BELAKANG TRAINING AHLI HIGIENE INDUSTRI MADYA Industrial Higiene merupakan suatu bidang ilmu yang mempelajari, mengidentifikasi, mengevaluasi dan mengendalikan bahaya yang timbul »

Training Supervisor K3 Konstruksi Sertifikasi BNSP

1. LATAR BELAKANG TRAINING SUPERVISOR K3 KONSTRUKSI Tingkat kecelakaan pada industri konstruksi relative lebih tinggi jika dibandingkan dengan jenis industri lain seperti industry manufacturing. Hal »

Training Ahli K3 Muda Konstruksi Sertifikasi BNSP

1. LATAR BELAKANG TRAINING AHLI K3 MUDA KONSTRUKSI Tingkat kecelakaan pada industri konstruksi relative lebih tinggi jika dibandingkan dengan jenis industri lain seperti industry manufacturing. Hal »

APAKAH Bidang keahlian atau Kompetensi Anda ingin diakui secara Nasional dan Internasional ?. Tahukah Anda bahwa pasar kerja nasional dan internasional menuntut tersedianya tenaga-kerja yang kompeten di setiap bidang,banyak industri dan organisasi mempersyaratkan agar tenaga-kerjanya memiliki sertifikasi kompetensi yang kredibel. Di berbagai negara, pemerintahnya ada juga yang menghendaki bahwa tenaga kerja yang ingin bekerja harus memiliki sertifikasi kompetensi yang diterbitkan oleh lembaga otoritas yang diakui sah. Kompetensi kerja adalah spesifikasi dari sikap pengetahuan dan keterampilan atau keahlian serta penerapannya secara efektif dalam pekerjaan sesuai dengan standard kerja yang dipersyaratkan. Sertifikasi kompetensi adalah proses pemberian sertifikasi kompetensi yang dilakukan secara sistematis dan obyektif melalui uji kompetensi yang mengacu pada standar kompetensi kerja baik yang bersifat nasional maupun internasional. Dengan memiliki sertifikasi kompetensi K3 maka seseorang akan mendapatkan bukti pengakuan tertulis atas kompetensi yang dikuasainya. BNSP merupakan badan independen yang bertanggung jawab kepada Presiden yang memiliki kewenangan sebagai otoritas sertifikasi personil dan bertugas melaksanakan sertifikasi kompetensi profesi bagi tenaga kerja.
Pelatihan ini adalah untuk mempersiapkan peserta memperoleh sertifikat KOMPETENSI Ahli Higiene Industri Muda dari BNSP. Pelatihan persiapan sertifikasi KOMPETENSI Ahli Higiene Industri Muda yang dikeluarkan oleh Badan Nasional Sertfikasi Profesi (BNSP) dirancang berbasis kompetensi (Competency Based Training) yang mengacu pada Standar Kompetensi Kerja Nasional Indonesia (SKKNI) K3. Untuk mendapatkan sertifikasi kompetensi, para peserta training akan diuji oleh assessor dari LSK-K3 (Lembaga Sertifikasi Kompetensi Kesehatan dan Keselamatan Kerja). LSK-K3 didukung oleh KEMENAKERTRANS melalui surat resmi dari Direktur Jendral BINWASNAKER NOMOR B-710 tertanggal 31 DESEMBER 2008 Untuk terwujudnya sertifikasi kompetensi K3 di Indonesia dalam menghadapi era persaingan global / AFTA.

1. LATAR BELAKANG TRAINING AHLI HIGIENE INDUSTRI MUDA

Higiene Industri merupakan suatu bidang ilmu yang mempelajari, mengidentifikasi, mengevaluasi dan mengendalikan bahaya yang timbul ditempat kerja yang dapat berdampak terhadap kesehatan. Perkembang ilmu pengetahuan dan tekonologi dibidang industrial hygiene sangat pesat, hal ini disebabkan oleh tingginya tuntutan terhadap perlindungan kesehatan terhadap pekerja. Pekerja merupakan asset perusahaan yang paling berharga dan oleh karenanya kesehatan mereka harus dilindungi agar produktifitas perusahaan dapat terus ditingkatkan. Tanpa pengetahuan yang baik tentang industrial hygiene ditempat kerja maka akan sulit untuk melindungi pekerja dari paparan bahaya ditempat kerja.

2. SASARAN DAN MANFAAT TRAINING AHLI HIGIENE INDUSTRI MUDA

a. Peserta diharapkan akan memiliki pengetahuan dan kemampuan untuk memahami dan menerapkan      konsep industrial hygiene, peraturan atau standar yang berkaitan dengan industrial hygiene perusahaan.
b. Peserta mampu melakukan analisis bahaya dan risiko kesehatan pada pekerja.
c. Peserta mampu mengembangkan program pengendalian dan perbaikan industrial hygiene di perusahaan.
d. Peserta mampu membuat program higiene industri
e. Peserta mampu membuat program promosi kesehatan kerja

3. PERSYARATAN PESERTA TRAINING AHLI HIGIENE INDUSTRI MUDA

a. Pendidikan dan Pengalaman Kerja.

No Pendidikan Pengalaman Kerja
1 Sarjana K3 (S1)
2 S 1 – Teknik (non K3) 6 Bulan dibidang K3
3 S1 – Non Teknik + non K3 1 Tahun dibidang K3
4 D3 Teknik 1.5 Tahun dibidang K3
5 D3 non Teknik 2 Tahun dibidang K3
6 SLTA/SMK 5 Tahun dibidang K3

b. Foto copy Ijasah terakhir
c. Foto copy KTP / Paspor / Kitas
d. Surat Rekomendasi dari Pimpinan / Atasan Langsung / Rekanan Kerja (bila ada)
e. CV atau Surat Keterangan Pengalaman kerja

4. KOMPETENSI TRAINING AHLI HIGIENE INDUSTRI MUDA BERDASARKAN SKKNI HIGIENE INDUSTRI

Bidang Pekerjaan  : Higiene Industri
Kompetensi Ahli Higiene Industri Muda
Kompetensi Umum
No Kode Unit Judul Unit
1 KKK.HI.01.001.01 Melakukan pekerjaan hygiene industry secara professional yang sesuai dengan kode etik profesi
2 KKK.HI.01.002.01 Melaksanakan peraturan dan perundangan Negara Republik Indonesia di bidang K3 yang berkaitan dengan bidang hygiene industri
Kompetensi Inti
No Kode Unit Judul Unit
1. KKK.HI.02.001.01 Melaksanakan program hygiene industri
2. KKK.HI.02.002.01 Mengantisipasi dan mengenal risiko kesehatan kerja pada saat fase operasi, maintenance dan gawat darurat
3. KKK.HI.02.003.01 Melakukan promosi kesehatan tentang pengetahuan bahaya risiko kesehatan di industri
4. KKK.HI.02.004.01 Melakukan aplikasi system informasi hygiene industri
Kompetensi Khusus
No Kode Unit Judul Unit
1. KKK.HI.03.001.01 Melakukan pengukuran risiko kesehatan kerja di tempat kerja dengan dengan teknik pengumpulan sampel yang benar
2 KKK.HI.03.002.01 Mengikuti perubahan dan kemajuan di bidang profesi hygiene industry untuk meningkatkan kemampuannya
       

5. FASILITATOR TRAINING AHLI HIGIENE INDUSTRI MUDA

Sr. HSP Academy Trainer yang berpengalam dalam bidang K3 di berbagai Industri

6. OUTLINE TRAINING AHLI HIGIENE INDUSTRI MUDA

a. Peraturan / UU Kesehatan dan Keselamatan Kerja (K3)
b. Pengantar Industrial Higine
c. Penyakit Akibat Kerja
d. Bahaya dan Risiko Kesehatan Kerja
e. Teknik Sampling dan Pengukuran Bahaya kesehatan
       Pengukuran Kebisingan
       Pengukuran Getaran
       Pengukuran Ventilasi
       Pengukuran Cahaya
       Pengukuran Gas
       Pengukuran Iklim Kerja
f. Teknik Identifikasi Bahaya dan Risiko
g. Teknik Pengendalian Bahaya dan Risiko Kesehatan
h. Ergonomik
i. Promosi Kesehatan
j. Simulasi dan Praktek Pengukuran

7. FASILITAS TRAINING AHLI HIGIENE INDUSTRI MUDA

a. Hard / Soft Copy Materi Training
b. Sertifikat Kompetensi HIMU dari BNSP
c. ID Card HIMU dari BNSP
d. Sertifikat Training dari HSP Academy
e. Flash Disk 8 GB
f. Gimmick (Kaos HSP)
g. 2x coffee break
h. Makan Siang

8. DURASI TRAINING AHLI HIGIENE INDUSTRI MUDA: 3 hari + 1 hari ujian3

Training K3 : Petugas P3K Bersertifikasi BNSP

APAKAH Bidang keahlian atau Kompetensi Anda ingin diakui secara Nasional dan Internasional ?. Tahukah Anda bahwa pasar kerja nasional dan internasional menuntut tersedianya tenaga-kerja yang kompeten »

Training K3 : Pengawas Sistem Manajemen K3 Kontraktor (CSMS) Bersertifikasi BNSP

1. LATAR BELAKANG TRAINING PENGAWAS SISTEM MANAJEMEN K3 KONTRAKTOR (CSMS) Dalam kegiatan operasional perusahaan terdapat beberapa jenis pekerjaan yang banyak di laksanakan oleh kontraktor, seperti »

Training K3 : HAZOPs Bersertifikasi BNSP

APAKAH Bidang keahlian atau Kompetensi Anda ingin diakui secara Nasional dan Internasional ?. Tahukah Anda bahwa pasar kerja nasional dan internasional menuntut tersedianya tenaga-kerja yang kompeten »

TRAINING AHLI HIGIENE INDUSTRI MADYA (HIMA) SERTIFIKASI BNSP

1.      LATAR BELAKANG TRAINING AHLI HIGIENE INDUSTRI MADYA Industrial Higiene merupakan suatu bidang ilmu yang mempelajari, mengidentifikasi, mengevaluasi dan mengendalikan bahaya yang timbul »

Training Supervisor K3 Konstruksi Sertifikasi BNSP

1. LATAR BELAKANG TRAINING SUPERVISOR K3 KONSTRUKSI Tingkat kecelakaan pada industri konstruksi relative lebih tinggi jika dibandingkan dengan jenis industri lain seperti industry manufacturing. Hal »

Training Ahli K3 Muda Konstruksi Sertifikasi BNSP

1. LATAR BELAKANG TRAINING AHLI K3 MUDA KONSTRUKSI Tingkat kecelakaan pada industri konstruksi relative lebih tinggi jika dibandingkan dengan jenis industri lain seperti industry manufacturing. Hal »

1. LATAR BELAKANG TRAINING K3 INVESTIGASI KECELAKAAN KERJA

Training K3 Investigasi Kecelakaan Kerja
Seringkali kecelakaan kerja yang sama terjadi berulang-ulang ditempat yang sama, padahal sudah dilakukan berbagai program pencegahan kecelakaan. Kenapa bisa terjadi?. Faktor penyebabnya adalah investigasi penyebab kecelakaan tidak dilakukan secara baik, hal ini bisa jadi karena metode investigasi yang kurang tepat atau personil investigasi (investigator) yang tidak memiliki kompetensi yang cukup untuk melakukan investigasi, sehingga hasil investigasi dan rekomendasi yang diberikan tidak tepat sasaran. Pelatihan ini akan mengajarkan bagaimana cara melakukan investigasi atau analisis kecelakaan kerja dengan metode yang benar sehingga dapat meningkatkan kemampuan peserta dalam melakukan investigasi kecelakaan. Training dirancang berbasis kompetensi (Competency Base Training) K3 sesuai SKKNI K3.

2. SASARAN TRAINING K3 INVESTIGASI KECELAKAAN KERJA

Peserta diharapkang akan memiliki kompetensi dalam investigasi kecelakaan dan mampu memperlihatkan dan memperagakan kemampuan dan keahlian berkaitan dengan penyelidikan suatu kecelakaan , mencari faktor penyebab serta memberikan soluasi untuk mencegah terulangnya kejadian serupa

3. SIAPA YANG HARUS HADIR DALAM TRAINING K3 INVESTIGASI KECELAKAAN KERJA

a. Staf/Manager Produksi, Lab, Gudang, HRD dan Maintenance Engineering
b. Staf/Manager K3

4. PERSYARATAN PESERTA TRAINING K3 INVESTIGASI KECELAKAAN KERJA

No Penididikan Minimal Investigator Kecelakaan
1 SLTA Minimal   Supervisor
2 D3 Pengalaman   minimal 3 tahun
3 Strata   1 Pengalaman   minimal 2 tahun
4 Strata   2 Pengalaman   minimal 1 tahun

5. FASILITATOR TRAINING K3 INVESTIGASI KECELAKAAN KERJA

Trainer-trainer HSP Academy yang memiliki pengalaman dalam bidang K3 dan akademis diberbagai industri.

6. OUTLINE TRAINING K3 INVESTIGASI KECELAKAAN KERJA

Pelatihan diselenggarakan mengacu kepada Standar SKKNI No. 42/MEN/III/2008:

NO KODE UNIT JUDUL UNIT
1. KKK.00.02.003.01 Mengidentifikasi bahaya dan menilai risiko   K3
2. KKK.00.02.014.01 Menganalisis dan mengevaluasi   risiko K3
3. KKK.00.03.002.01 Partisipasi   dalam penyelidikan kecelakaan
4. KKK.00.03.005.01 Mengembangkan    analisa informasi dan data K3, dan proses pelaporan serta dokumentasi

 
a. Teori-Teori Penyebab Kecelakaan Kerja
b. Metode Analisis Kecelakaan Kerja (Teori dan latihan dengan contoh kasus)

  •  5 Why
  • Cause Effect Analysis (Fish Bone Analysis)
  •  Events and Causal Factor Analysis
  •  Fault Tree Analysis
  •  Causal Factor Charting
  •  Barrier Analysis
  •  STEP (Sequential timed events plotting)
  •  Systematic Cause Analysis Technique (SCAT)
  •  Affinity Diagram/KJ Analysis
  •  Sequence Time Event Plotting (STEP)
  •  TRIPOD

c. Prosedur investigasi kecelakaan

  • Perencanaan penyelidikan kecelakaan
  • Penyusunan tim investigasi dan tututan profesionalisme pekerjaan
  • Prosedur pencarian data dilapangan
  • Teknik Wawancara
  • Proses analisis temuan data lapanga
  •  Penyusunan rekomendasi dan pelaporan

d. Review dan Persiapan Ujian Kompetensi
e. Ujian Kompetensi

7. FASILITAS TRAINING K3 INVESTIGASI KECELAKAAN KERJA:

a. Hard / Soft Copy Materi Training
b. Flash Disk 8GB
c. Sertifikat Kompetensi dari BNSP
d. ID Card Kompetensi dari BNSP
e. Sertifikat Training dari HSP Academy
f. Gimmick Kaos HSP
g. Free eBook Seven Steps to Effective Problem Solving
h. 2x coffee break
i. Makan Siang

8. JADWAL TRAINING K3 INVESTIGASI KECELAKAAN KERJA (3 HARI):

 

Training K3 : Petugas P3K Bersertifikasi BNSP

APAKAH Bidang keahlian atau Kompetensi Anda ingin diakui secara Nasional dan Internasional ?. Tahukah Anda bahwa pasar kerja nasional dan internasional menuntut tersedianya tenaga-kerja yang kompeten »

Training K3 : Pengawas Sistem Manajemen K3 Kontraktor (CSMS) Bersertifikasi BNSP

1. LATAR BELAKANG TRAINING PENGAWAS SISTEM MANAJEMEN K3 KONTRAKTOR (CSMS) Dalam kegiatan operasional perusahaan terdapat beberapa jenis pekerjaan yang banyak di laksanakan oleh kontraktor, seperti »

Training K3 : HAZOPs Bersertifikasi BNSP

APAKAH Bidang keahlian atau Kompetensi Anda ingin diakui secara Nasional dan Internasional ?. Tahukah Anda bahwa pasar kerja nasional dan internasional menuntut tersedianya tenaga-kerja yang kompeten »

TRAINING AHLI HIGIENE INDUSTRI MADYA (HIMA) SERTIFIKASI BNSP

1.      LATAR BELAKANG TRAINING AHLI HIGIENE INDUSTRI MADYA Industrial Higiene merupakan suatu bidang ilmu yang mempelajari, mengidentifikasi, mengevaluasi dan mengendalikan bahaya yang timbul »

Training Supervisor K3 Konstruksi Sertifikasi BNSP

1. LATAR BELAKANG TRAINING SUPERVISOR K3 KONSTRUKSI Tingkat kecelakaan pada industri konstruksi relative lebih tinggi jika dibandingkan dengan jenis industri lain seperti industry manufacturing. Hal »

Training Ahli K3 Muda Konstruksi Sertifikasi BNSP

1. LATAR BELAKANG TRAINING AHLI K3 MUDA KONSTRUKSI Tingkat kecelakaan pada industri konstruksi relative lebih tinggi jika dibandingkan dengan jenis industri lain seperti industry manufacturing. Hal »

1. LATAR BELAKANG TRAINING PETUGAS PENANGANAN BAHAYA GAS H2S

Pengelolaan dan penanganan kerja menggunakan H2S harus dilakukan oleh SDM yang berkompeten serta ditangani secara professional dan kredibel. Guna mendorong dan merealisasikan SDM yang memiliki kompetensi dalam penanganan H2S, maka Kementrian ESDM melalui PERMEN no. 20 tahun 2008 telah menetapkan Pemberlakuan Standar Kompetensi Kerja Nasional di Indonesia di Bidang Kegiatan Usaha Minyak dan Gas Bumi secara Wajib. Pelatihan H2S diperlukan untuk siapa saja yang bekerja di industri minyak dan petrokimia. Pelatihan Hidrogen Sulfida diperlukan untuk semua karyawan yang terlibat dalam eksplorasi minyak, produksi dan pemurnian sebagai panduan bekerja dengan aman di sekitar hidrogen sulfida. Karyawan dan Management perusahaan harus menyadari sifat dan karakteristik H2S. Program Pelatihan H2S mengajarkan bagaimana mengenali Hidrogen Sulfida dan kemungkinan risikonya muncul di area kerja dan penentuan tindakan pengendalian yang diperlukan untuk bekerja dengan Hidrogen Sulfida dengan aman. Pelatihan H2S disesuaikan dengan standar yang direkomendasikan API 49, ANSI Z390.1 dan standar peraturan lainnya

2. TUJUAN TRAINING PETUGAS PENANGANAN BAHAYA GAS H2S

a. Peserta memahami peraturan perundangan terkait K3 dalam bidang Migas dan Penaganan H2S.
b. Peserta memahami jenis-jenis gas berbahaya dalam proses pengeboran Migas.
c. Peserta memahami dampak kesehatan gas H2S.
d. Peserta mampu melakukan identifikasi gas berbahaya di tempat kerja.
e. Peserta mampu membuat prosedur kerja aman dengan gas H2S.
f. Peserta mampu menentukan APD yang tepat dalam menagani gas H2S.
g. Peserta mampu mengendalikan situasi jika terjadi paparan gas H2S.
h. Peserta mampu melakukan P3K jika terjadi paparan gas H2S.
i. Peserta mampu melakukan pengukuran dan menginterpretasikan data hasil pengukuran gas H2S.
j. Peserta memahami tugas dan tanggung jawabnya sebagai petugas penanganan Bahaya gas H2S.

3. TARGET PESERTA TRAINING PETUGAS PENANGANAN BAHAYA GAS H2S

a. Petugas H2S
b. HSE Supervisor / Coordinator

4. SYARAT PESERTA TRAINING PETUGAS PENANGANAN BAHAYA GAS H2S

a. Memiliki pengelaman kerja di bidang K3 minimal 1 tahun
b. Lulusan minimal SLTA sederajat
c. Foto copy Ijasah terakhir
d. Foto copy KTP / Paspor / Kitas
e. Surat Rekomendasi dari Pimpinan / Atasan Langsung / Rekanan Kerja (bila ada)
f. CV atau Surat Keterangan Pengalaman kerja

5. UNIT KOMPETENSI PETUGAS PENANGANAN BAHAYA GAS H2S

Kode Unit Judul Unit
IMG.HS01.001.01 Menerapkan Peraturan dan Perundangan K3LL.
IMG.HS02.001.01 Menggunakan alat pelindung diri
IMG.HS02.002.01 Menggunakan SCBA
IMG.HS02.003.01 Mengoperasikan alat uji gas.
IMG.HS02.004.01 Menghindarkan diri dari bahaya gas H2S.
IMG.HS03.001.01 Melakukan Pertolongan Pada Korban Kecelakaan

6. OUTLINE TRAINING PETUGAS PENANGANAN BAHAYA GAS H2S

a. Pengenalan Karakteristik H2S
b. Peraturan Perundangan terkait H2S
c. Bahaya dan Risiko H2S
d. Identifikasi Hazardous Area
e. Sistem Proteksi H2S dan Alat Pelindung Diri
f. Program Inspeksi dan Safety Permit
g. Self Contained Breathing Apparatus
h. Gas Detector
i. Pengendalian dan Pencegahan Bahaya H2S ditempat kerja
j. Penanggulangan Keadaan Darurat
k. Pertolongan Pertama Pada Kecelakaan

7. FASILITAS TRAINING PETUGAS PENANGANAN BAHAYA GAS H2S :

a. Hard / Soft Copy Materi Training
b. Sertifikat Petugas Penanganan Bahaya Gas H2S dari BNSP
c. Kartu Petugas Penanganan Bahaya Gas H2S dari BNSP
d. Sertifikat Training dari HSP Academy
e. Gimmick (Flash disk 4 GB dan Kaos HSP)
f. 2x coffee break
g. Makan Siang

8. DURASI TRAINING PETUGAS PENANGANAN BAHAYA GAS H2S : (2 Hari ) + 1 hari ujian

 

Training K3 : Petugas P3K Bersertifikasi BNSP

APAKAH Bidang keahlian atau Kompetensi Anda ingin diakui secara Nasional dan Internasional ?. Tahukah Anda bahwa pasar kerja nasional dan internasional menuntut tersedianya tenaga-kerja yang kompeten »

Training K3 : Pengawas Sistem Manajemen K3 Kontraktor (CSMS) Bersertifikasi BNSP

1. LATAR BELAKANG TRAINING PENGAWAS SISTEM MANAJEMEN K3 KONTRAKTOR (CSMS) Dalam kegiatan operasional perusahaan terdapat beberapa jenis pekerjaan yang banyak di laksanakan oleh kontraktor, seperti »

Training K3 : HAZOPs Bersertifikasi BNSP

APAKAH Bidang keahlian atau Kompetensi Anda ingin diakui secara Nasional dan Internasional ?. Tahukah Anda bahwa pasar kerja nasional dan internasional menuntut tersedianya tenaga-kerja yang kompeten »

TRAINING AHLI HIGIENE INDUSTRI MADYA (HIMA) SERTIFIKASI BNSP

1.      LATAR BELAKANG TRAINING AHLI HIGIENE INDUSTRI MADYA Industrial Higiene merupakan suatu bidang ilmu yang mempelajari, mengidentifikasi, mengevaluasi dan mengendalikan bahaya yang timbul »

Training Supervisor K3 Konstruksi Sertifikasi BNSP

1. LATAR BELAKANG TRAINING SUPERVISOR K3 KONSTRUKSI Tingkat kecelakaan pada industri konstruksi relative lebih tinggi jika dibandingkan dengan jenis industri lain seperti industry manufacturing. Hal »

Training Ahli K3 Muda Konstruksi Sertifikasi BNSP

1. LATAR BELAKANG TRAINING AHLI K3 MUDA KONSTRUKSI Tingkat kecelakaan pada industri konstruksi relative lebih tinggi jika dibandingkan dengan jenis industri lain seperti industry manufacturing. Hal »