Confined Space atau ruang terbatas adalah ruang tertutup atau sebagian tertutup yang cukup besar untuk seorang pekerja masuk. Ruang terbatas dapat tertutup pada semua sisi (misal, tanki) atau terbuka pada dua sisi (misal, conveyor). Ruang terbatas tidak dirancang untuk suatu pekerjaan yang tetap. Ruang terbatas diakses pada kondisi yang diperlukan seperti pemeriksaan, pemeliharaan, perbaikan dan pembersihan. Ruang terbatas biasanya tidak memiliki ventilasi yang cukup, penerangan yang cukup, tidak ada akses jalan yang cukup (pintu masuk yang besar atau tangga) dan terbatas untuk pergerakan pekerja. Berikut adalah contoh dari ruang terbatas:

  • Bunker
  • Tangki air dan tangki
  • Terowongan
  • Pipa besar, dsb
Risiko bekerja di ruang terbatas antara lain:

  • Hazard udara (gas beracun, gas lemas (gas nitrogen), jumlah oksigen.)
  • Suhu ekstrim di dalam ruang terbatas
  • Biological hazard (bakteri, spora, alergen)
  • Peralatan mesin yang bergerak (mixer, tanki pengaduk)
 

Pekerja memasuki Ruang terbatas

Pekerja memasuki Ruang terbatas

Ruang terbatas dengan peringatan tanda bahaya

Ruang terbatas dengan peringatan tanda bahaya

Bekerja di ruang terbatas dengan aman

1.  Mengidentifikasi ruang terbatas

  • menentukan bahaya di setiap ruang terbatas.
  • membuat prosedur kerja di ruang terbatas.
  • pengujian udara dan area ruang terbatas sebelum pekerja masuk.
  • membuat prosedur APD khusus untuk kerja di ruang terbatas
  • membuat prosedur penyelamatan.
  • mendapatkan izin kerja masuk ruang terbatas sebelum memulai pekerjaan
  • hanya personil terlatih yang boleh bekerja di dalam ruang terbatas

2.    Membuat tanda bahaya ruang terbatas

  • tanda bahaya harus jelas, terlihat dan dapat dipahami pekerja
  • menyatakan dengan jelas bahwa area tersebut berbahaya dan hanya orang berwenang yang dapat masuk.

3.    Memberikan informasi kepada pekerja

  • Menjelaskan kepada pekerja tentang ruang terbatas di area kerja dan bahanyanya.
  • Menjelaskan tanda peringatan bahaya¬† dan memasuki ruang terbatas harus dengan ijin.
  • Mendorong karyawan untuk memberikan informasi terkait area terbatas untuk karyawan lainnya.
Praktek 1.  Identifikasi apakah di tempat kerja anda terdapat area kerja ruang terbatas? Dimana saja? Apakah rambu-rambu sudah terpasang?

2.  Siapa saja yang berwenang memasuki area kerja ruang terbatas? Tindakan pencegahan apa yang dilakukan sebelum memulai bekerja di area ruang terbatas?

3.  Apa yang anda lakukan jika rekan Anda memasuki area kerja ruang terbatas tanpa izin kerja?

Berikan Komentar