Batubara Milik PT AKBAR INDO MAKMUR STIMEC TbkPengusaha batubara tak perlu was-was lagi soal rencana penerapan royalti progresif ke barang tambang. Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) tidak akan mengenakan royalti progresif kepada batubara.

Rencana tarif royalti progresif ini tertera dalam revisi PP No. 9/2012 tentang Jenis dan Tarif atas Penerimaan Negara Bukan Pajak (Harian KONTAN, 28 November 2017). Direktur Pembinaan Pengusahaan Mineral Kementerian ESDM, Bambang Susigit mengatakan, yang terkena tarif royalti progresif hanya emas, tembaga dan perak saja. “Batubara tidak,” terangnya di Gedung DPR, Rabu (29/11).

Bambang belum bisa membeberkan alasan batubara tidak terkena royalti tambahan. Berdasarkan PP No. 9/2012, tarif royalti untuk izin usaha pertambangan yaitu, kualitas kalori rendah 5.100 kkal/kg sebesar 3% dari harga jual, kualitas sedang 5.100 kkal/kg hingga 6.100 kkal/kg sebesar 5% dari harga jual, serta kualitas tinggi 6.100 kkal/kg mencapai 7% dari harga jual. Sedangkan pungutan tarif royalti plus pengembangan batubara untuk Perjanjian Karya Pengusahaan Pertambangan Batubara (PKP2B) dipungut rata 13,5% dari harga jual. Sebelumnya, di tahun 2014 usulan tarif royalti progresif batubara mengemuka, tapi batal.

Direktur Utama PT Aneka Tambang Tbk Arie Prabowo Ariotedjo menyatakan, sebelum kebijakan ini muncul, sebaiknya pemerintah kembali mengkaji ulang biaya produksi perusahaan pertambangan dari hasil tambang. “Bisa juga di bedakan antara yang¬†underground¬†dengan yang¬†open pit mining,” tandas Arie.

Sumber –¬†http://industri.kontan.co.id

Menteri Rini Sindir Bos-Bos BUMN Tambang Soal Nilai Tambah

Menteri Badan Usaha Milik Negara (BUMN) Rini Soemarno menyindir bos-bos perusahaan tambang negara yang dinilai masih kurang mengoptimalkan produksi tambang mereka untuk menghasilkan nilai tambah.¬† »

Eksportir batubara dukung beleid Kementerian ESDM tentang LC dan TKDN

JAKARTA.¬†Para pebisnis dan eksportir batubara mendukung kebijakan Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) yang mengeluarkan peraturan tentang penggunaan produk lokal dengan menaikkan »

Optimalkan produksi, Wamen ESDM minta Saka Energy kurangi dead stock

GRESIK.¬†Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) mendorong PT Saka Energi Indonesia (Saka) untuk bisa memaksimalkan potensi. Salah satunya dengan mengurangi sisa minyak bumi yang tak »

Tata Kelola Pertambangan, BPSDM ESDM Gelar Uji Kompetensi Inspektur Tambang

Badan Pengembangan Sumber Daya Manusia Energi dan Sumber Daya Mineral (BPSDM ESDM) bersama dengan¬†Direktorat Jenderal Minerba¬†melaksanakan Uji Kompetensi¬†Inpassing¬†Jabatan Fungsional Inspektur »

Badan Usaha Tak Patuh Biodiesel 20% Kena Denda Rp 6.000/Liter

Pemerintah menetapkan¬†sanksi Rp 6.000/liter¬†bagi badan usaha yang tidak patuh¬†biodiesel 20%¬†untuk campuran bahan bakar minyak (BBM). Sebelumnya aturan wajib biodiesel 20% telah diperluas ke sektor »

Pengamat: Ketidakpastian sektor tambang & energi jadi penghambat realisasi investasi

Realisasi investasi di sektor energi dan sumber daya mineral (ESDM) sepanjang semester I-2018 dinilai masih minim. Untuk itu, Kementerian ESDM perlu ekstra kerja keras untuk mendorong realisasi »

Berikan Komentar