Pemerintah Janji Tak Akan Jual Holding BUMN TambangDirektur Jenderal (Dirjen) Kekayaan Negara, Isa Rachmatarwarta menegaskan, pemerintah tidak akan menjual induk usaha (holding) Badan Usaha Milik Negara (BUMN) yang sudah terbentuk, salah satunya holding tambang. Pemerintah Joko Widodo (Jokowi) menargetkan mendirikan enam holding BUMN.

“Tidak kita jual (holding). Buktinya Semen Indonesia tidak dijual, tapi kita mau bangun lebih besar lagi,” tegas Isa saat acara Forum Merdeka Barat 9 di kantor Kementerian Komunikasi dan Informatika, Jakarta, Selasa (5/12/2017).

Untuk diketahui, PT Semen Indonesia Tbk merupakan induk usaha yang membawahi PT Semen Gresik, PT Semen Padang, PT Semen Tonasa, dan Thang Long Cement.

Menurut Isa, pemerintah ingin membantu¬†holding¬†BUMN ini tumbuh lebih besar. Tentunya bukan dari suntikan modal negara secara langsung (Penyertaan Modal Negara/PMN). “Tapi bagaimana menciptakan fasilitas atau kebijakan yang lebih besar,” ujarnya.

Pemerintah menargetkan pembentukan enam holding sektoral BUMN. Usai holding industri pertambangan, rencana yang sedang dikejar pemerintah adalah pendirian holding minyak dan gas (migas) antara PT PGN (Persero) Tbk dengan PT Pertagas (Persero).

Ketiga, holding perbankan dan jasa keuangan. Keempat, holding konstruksi dan jalan tol. Kelima, holding perumahan, dan terakhir holding pangan.

Sebagai contoh, PT Inalum (Persero) yang menjadi holding BUMN Tambang. Perusahaan membawahi PT Antam Tbk, PT Bukit Asam Tbk, PT Timah Tbk, dan PT Freeport Indonesia.

Saham seri B milik negara pada Antam, PTBA, Timah, dan seluruh saham Freeport Indonesia dialihkan ke Inalum sebagai tambahan PMN atau inbreng. Berdasarkan Peraturan Pemerintah (PP) Nomor 72 Tahun 2016, kendali pemerintah melalui saham seri A maupun Inalum.

“Nilai Inalum di laporan keuangan pemerintah menjadi lebih besar. Kita tetap punya saham merah putih di masing-masing perusahaan meskipun Antam, PTBA, dan Timah statusnya tidak disebut lagi BUMN, tapi saham merah putih tetap ada di situ dan tetap bisa mendapatkan kebijakan khusus dalam hal pengelolaan sumber daya alam dengan perlakuan tertentu,” terang Isa.

Sumber –¬†http://bisnis.liputan6.com

Menteri Rini Sindir Bos-Bos BUMN Tambang Soal Nilai Tambah

Menteri Badan Usaha Milik Negara (BUMN) Rini Soemarno menyindir bos-bos perusahaan tambang negara yang dinilai masih kurang mengoptimalkan produksi tambang mereka untuk menghasilkan nilai tambah.¬† »

Eksportir batubara dukung beleid Kementerian ESDM tentang LC dan TKDN

JAKARTA.¬†Para pebisnis dan eksportir batubara mendukung kebijakan Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) yang mengeluarkan peraturan tentang penggunaan produk lokal dengan menaikkan »

Optimalkan produksi, Wamen ESDM minta Saka Energy kurangi dead stock

GRESIK.¬†Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) mendorong PT Saka Energi Indonesia (Saka) untuk bisa memaksimalkan potensi. Salah satunya dengan mengurangi sisa minyak bumi yang tak »

Tata Kelola Pertambangan, BPSDM ESDM Gelar Uji Kompetensi Inspektur Tambang

Badan Pengembangan Sumber Daya Manusia Energi dan Sumber Daya Mineral (BPSDM ESDM) bersama dengan¬†Direktorat Jenderal Minerba¬†melaksanakan Uji Kompetensi¬†Inpassing¬†Jabatan Fungsional Inspektur »

Badan Usaha Tak Patuh Biodiesel 20% Kena Denda Rp 6.000/Liter

Pemerintah menetapkan¬†sanksi Rp 6.000/liter¬†bagi badan usaha yang tidak patuh¬†biodiesel 20%¬†untuk campuran bahan bakar minyak (BBM). Sebelumnya aturan wajib biodiesel 20% telah diperluas ke sektor »

Pengamat: Ketidakpastian sektor tambang & energi jadi penghambat realisasi investasi

Realisasi investasi di sektor energi dan sumber daya mineral (ESDM) sepanjang semester I-2018 dinilai masih minim. Untuk itu, Kementerian ESDM perlu ekstra kerja keras untuk mendorong realisasi »

Berikan Komentar