Program Workplace Emergency Response Plan

Program Workplace Emergency Response Plan

  • Pertambangan memiliki risiko darurat bawaan yang tinggi sampai ekstrim.
  • Regulasi kaidah pertambangan yang baik, tegas mewajibkan pengelolaan program tanggap darurat yang memadai, terukur dan tersistem.

Kalau tim Fire & Rescue di perusahaan anda sudah terbentuk, selamat. Tetapi kalau untuk menyelamatkan nyawa karyawan yang cedera atau sakit mendadak, hanya mengandalkan tim Fire dan Rescue. 

Sebaiknya dipikir ulang.

Dengan pertimbangan golden time, hanya program Workplace Emergency Response Plan yang bisa:

  • Menyelamatkan korban cedera dan sakit mendadak di area kerja
  • Memadamkan api ketika masih kecil.
  • Evakuasi karyawan dari gedung sedini mungkin.

Hubungi kami PT INDO SHE untuk evaluasi, membangun program, atau pelatihan Workplace Emergency Response Plan.

Pengakuan Klien

Sebutkan ciri-ciri orang yang mengalami kele-lahan di tempat kerja.

  1. …………………………………………………………….
  2. …………………………………………………………….
  3. …………………………………………………………….

(Ini form kosong. Safety talk dimulai dg interaktif menggali dari peserta dulu. Brainstorming.)

Mengenal ciri-ciri Kelelahan

Mengenali gejala kelelahan lebih dini dapat membantu melakukan pengendalian lebih awal sebelum kondisi kelelahan semakin memburuk.

Kelelahan dapat menyebabkan berbagai gejala fisik, mental, dan emosional antara lain:

  • Murung, lekas marah.
  • Gangguan koordinasi mata dan tangan.
  • Kehilangan nafsu makan.
  • Penurunan fungsi sistem kekebalan tubuh.
  • Pandangan kabur.
  • Masalah memori jangka pendek.
  • Konsentrasi buruk.
  • Halusinasi.
Sumber_www.hellosehat.com

Sumber_www.hellosehat.com

Mengatasi Kelelahan di Tempat Kerja

Apa yang harus dilakukan saat mengalami kelelahan di tempat kerja? (Biarkan peserta menjawab)

Cara mengatasi kelelahan saat bekerja:

  • Untuk periode singkat kelelahan yang ringan, dapat mengonsumsi minuman ber-kafein.
  • Untuk mencegah dehidrasi saat bekerja, anda dapat meminum air mineral secara rutin.
  • Anda juga dapat mengonsumsi makanan ringan yang sehat jika diperbolehkan. (apa maksdunya â€jika diperbolehkanâ€?) tidak semua area tempat kerja dapat membawa makanan, harus melihat situasi dan kondisi juga.
  • Ambil waktu sejenak untuk peregangan atau berjalan kecil. Gerakan badan membuat darah mengalir dan meningkatkan kinerja
  • Untuk anda yang bekerja di office, dapat sesekali untuk memalingkan pandangan dari layar komputer.
  • Apabila badan terasa sangat lelah, Anda juga dapat mengambil waktu istirahat untuk tidur singkat selama dua puluh menit.
  • Anda juga dapat menghirup nafas dalam-dalam untuk meningkatkan sirkulasi udara ke tubuh dan menurunkan tekanan darah agar tidak terlalu jenuh dan stres terhadap pekerjaan.
  • Merencanakan pekerjaan yang akan dilakukan setiap harinya secara sistematis dengan memperhatikan urutkan prioritas. Mengapa merencanakan pekerjaan sangat penting? (diskusikan dengan peserta)

Komunikasikan dengan atasan jika anda merasa kelelahan dan harus meng-operasikan peralatan yang berpotensi mengakibatkan cedera, jangan memak-sakan diri.

Sumber_www.safestart.com

 

Peragaan

Menyusun jadwal kegiatan dan istirahatnya.

Identifikasi gejala kelelahan yang sering Anda alami.

  • ………………………………………………………………………………………………………………………………………
  • ………………………………………………………………………………………………………………………………………
  • ………………………………………………………………………………………………………………………………………
  • ………………………………………………………………………………………………………………………………………
  • ………………………………………………………………………………………………………………………………………

BANGGA MENJADI KARYAWAN PROFESIONAL, YAITU:

  • Hanya MENGERJAKAN tugas yang ia telah diberi pelatihan.
  • Tidak melakukan pekerjaan yang BUKAN TUGASnya.
  • Tidak MENGOPERASIKAN kendaraan atau unit yang TIDAK memiliki SIMPER.
  • MENGENALI bahayanya dulu SEBELUM mulai mengerjakan sesuatu.
  • STOP dan BERTANYA bila belum tahu CARA MENGERJAKAN dengan benar.
  • MEMAKAI APD yang distandarkan untuk pekerjaan.
  • MENGIKUTI sepenuhnya prosedur atau JSA yang telah ditetapkan.
  • STOP pekerjaan dan LAPOR atasan, bila prosedur atau JSA yang ada tidak bisa diikuti.
  • Aktif TERLIBAT diskusi di dalam SAFETY MEETING.

DAFTAR HADIR

No

Nama

Id

Tanda Tangan

Penulis: Ni Luh Nyssa Divana

Sebutkan hal apa saja yang dapat memicu kelelahan di tempat kerja.

  1. …………………………………………………………….
  2. …………………………………………………………….
  3. …………………………………………………………….

(Ini form kosong. Safety talk dimulai dg interaktif menggali dari peserta dulu. Brainstorming.)

Penyebab kelelahan di tempat kerja

Kelelahan atau biasa disebut fatigue adalah kondisi tubuh selalu merasa kurang tenaga, kurang energi, kurang motivasi,  letih dan lesu. Salah satu gejala fatigue yang sering terjadi adalah mengantuk dan hal ini bisa disebabkan karena:

  • Kurangnya waktu tidur.
  • Kerja mentalatau fisik yang berkepanjangan.
  • Stres atau kecemasan.
  • Penjadwalan dan perencanaan kerja yang buruk.
  • Tugas yang membosankan atau berulang yang dapat meningkatkan perasaan lelah, pekerjaan apa yang memenuhi kriteria ini? (diskusi dengan peserta)

    Sumber: www.emcins.com

Setiap orang harus mempunyai kesadaran tentang dampak kelelahan karena dapat dianggap sebagai bentuk gangguan meskipun tingkat kelelahan tidak mudah diukur.
 

Mengelola Kelelahan di Tempat Kerja

1. Pola kerja shift yang ideal

Perhatikan jadwal rotasi dan rentang waktu kerja shift anda. Pastikan anda memiliki waktu istirahat yang cukup di antara jadwal shift tersebut. Jika pola kerja shift tidak nyaman untuk anda, segera laporkan pada atasan.

2. Peduli satu sama lain

Periksa dan pastikan rekan-rekan anda dapat mengatasi tekanan dan tuntutan kerja. Meningkatkan kepedulian satu sama lain dapat mencegah kecelakaan yang dipicu kelelehan.

3. Beban kerja yang seimbang

Bagaimana menyeimbangkannya? (biarkan peserta menjawab)

  • Menentukan prioritas kerja.
  • Memanfaatkan sumber daya/ fasilitas perusahaan secara efektif.
  • Mengelola waktu dan ekspektasi beban kerja secara efisien.

4. Jadwalkan tugas dan kegiatan

Tips menjadwalkan tugas dan kegiatan.

  • Menetapkan tujuan yang dapat dicapai dan terukur.
  • Menetapkan batasan waktu.
  • Membuat jadwal istirahat di antara tugas.

5. Lingkungan tempat kerja

  • Maksimalkan pencahayaan.
  • Pastikan suhu ruangan sejuk dan nyaman.
  • Pastikan tempat kerja yang tenang dan tidak berisik.

Jika lingkungan kerja dapat memicu kelelahan, segera laporkan pada penanggung jawab area.

Peragaan

Membuat jadwal kegiatan.

 

Identifikasi penyebab kelelahan di area kerja masing-masing.

  • ………………………………………………………………………………………………………………………………………
  • ………………………………………………………………………………………………………………………………………
  • ………………………………………………………………………………………………………………………………………
  • ………………………………………………………………………………………………………………………………………
  • ………………………………………………………………………………………………………………………………………

BANGGA MENJADI KARYAWAN PROFESIONAL, YAITU:

  • Hanya MENGERJAKAN tugas yang ia telah diberi pelatihan.
  • Tidak melakukan pekerjaan yang BUKAN TUGASnya.
  • Tidak MENGOPERASIKAN kendaraan atau unit yang TIDAK memiliki SIMPER.
  • MENGENALI bahayanya dulu SEBELUM mulai mengerjakan sesuatu.
  • STOP dan BERTANYA bila belum tahu CARA MENGERJAKAN dengan benar.
  • MEMAKAI APD yang distandarkan untuk pekerjaan.
  • MENGIKUTI sepenuhnya prosedur atau JSA yang telah ditetapkan.
  • STOP pekerjaan dan LAPOR atasan, bila prosedur atau JSA yang ada tidak bisa diikuti.
  • Aktif TERLIBAT diskusi di dalam SAFETY MEETING.

DAFTAR HADIR

No

Nama

Id

Tanda Tangan

Penulis: Ni Luh Nyssa Divana

Penanganan Lereng Kritis

Telah usai peralihan dari SMKP Minerba versi 38/2014 ke SMKP Minerba versi Kaidah Pertambangan Yang baik Permen ESDM 26/2018, Kepmen ESDM 1827/2018 dan SK Dirjen Minerba 185/2019 sudah harus diterapkan sepenuhnya.  Setelah anda mengupgrade internal auditor anda ke PPSDM Bandung, kini waktunya anda memeriksa apakah dokumentasi SMKP Minerba perusahaan anda juga sudah terkinikan?

Kalau belum dan jumlah site pertambangan anda lebih dari satu, nampaknya ini saat yang tepat bagi perusahaan anda untuk membangun “Sistem SMKP Corporateâ€.  Apa sih keuntungannya menerapkan Sistem SMKP Corporate?

  1. Anda akan memiliki Sistem manajemen keselamatan korporasi berframework SMKP Minerba yang telah diperkaya dengan value dan leadership perusahaan anda.
  2. Penerapan SMKP Minerba di setiap site pertambangan anda akan mengacu pada sistem SMKP Minerba Corporate, mengakhiri variasi penerapan SMKP yang berbeda antar site.
  3. Pemakaian satu acuan SMKP Minerba Corporate pada setiap site pertambangan memudahkan anda mengelola SMKP Minerba baru yang telah bervalue dan berleadership perusahaan.
  4. Dashboard di HO anda bisa menayangkan live data penerapan SMKP Minerba yang sama apple to apple dari semua site.
  5. Anda bisa membandingkan kinerja leading dan lagging indicator penerapan keselamatan pertambangan dari semua site pertambangan anda secara apple to apple.

Note: 

  • Tiga perusahaan IUP menengah ke atas sudah merasakan manfaat memiliki Sistem SMKP Minerba.
  • Kini giliran perusahaan anda.
  • Hubungi segera PT Indoshe.

Pengakuan Klien

Penyediaan Label, Tag, Rambu, Pin, Poster, Banner, Voice Over

Ada membutuhkan Label, Tag, Indoor Signage K3L untuk mendukung program K3 di area operasi perusahaan anda,

  • Jenis yang anda butuhkan tidak tersedia di pasar?
  • Desain atau redaksinya tidak pas dengan kebutuhan anda?
  • Anda ingin membuat yang lebih friendly?
  • Anda ingin buat yang personalized?

Atau anda membutuhkan Sticker, Pin, Poster, atau Banner motivasi K3 atau Leadership yang unik perusahaan anda sendiri?

Indoshe bisa mendesainkan khusus Label, Tag, Indoor Outdoor Sinage, poster, pin sticker dan mencetakkan untuk anda.

Hubungi Indoshe sekarang juga……ke 082124223226

Pengakuan Klien

Safety meeting merupakan salah satu program pencegahan kecelakaan yang sangat penting. Kesadaran akan pentingnya keselamatan dapat dibangun dari sini. Pertemuan yang interaktif dan menyenangkan akan mendorong dan memotivasi pekerja untuk bekerja dengan aman.

Oleh sebab itu, persiapan dan pelaksanaannya harus dilakukan dengan “The Leader Way†agar para peserta dapat memahami pesan yang disampaikan dan mengaplikasikannya di lapangan secara maksimal.

Berikut ini merupakan panduan melakukan Safety Meeting The Leader Way yang sudah disesuaikan formatnya sehingga kami mendorong penyusun topik Safety Meeting menerapkan Leadership di dalamnya.

Sebutkan bahaya kelelahan di tempat kerja kita.

  1. …………………………………………………………….
  2. …………………………………………………………….
  3. …………………………………………………………….

(Ini form kosong. Safety talk dimulai dg interaktif menggali dari peserta dulu. Brainstorming.)

Bahaya kelelahan di tempat kerja

Kelelahan di tempat kerja adalah salah satu risiko keselamatan yang paling umum, mahal, dan berbahaya yang memengaruhi industri yang sensitif terhadap keselamatan dan yang memberlakukan sistem kerja shift. Kelelahan dapat mengakibatkan antara lain:

  • Mengurangi fungsi mental dan fisik,
  • Mengganggu penilaian dan konsentrasi,
  • Menurunkan motivasi,
  • Memperlambat waktu reaksi,
  • Meningkatkan perilaku berisiko.

Mengelola kelelahan kerja dari rumah

Bagaimana mengelola kelelahan kerja dari rumah? (Biarkan peserta menjawab).

1. Pola tidur

  • Waktu : Sesuaikan waktu tidur dengan shift kerja anda. Usahakan untuk tidur di waktu yang sama setiap harinya,
  • Hindari kafein 4 jam sebelum tidur,
  • Jangan bergantung dengan pil tidur, kenapa? (Diskusikan dengan peserta),
  • Untuk shift malam, diskusikan dengan keluarga tentang jadwal tidur anda.

2. Lingkungan yang baik untuk tidur

  • Pastikan kamar dalam keadaan gelap,
  • Jaga suhu kamar agar tetap sejuk,
  • Kondisikan kamar dalam kondisi tenang dan tidak berisik.

3. Pola makan

  • Mengonsumsi protein tinggi setelah bangun tidur dan secara bertahap beralih ke karbohidrat saat mendekati waktu tidur,
  • Tetapkan jadwal pola makan yang disesuaikan dengan jadwal kerja shift anda,
  • Jangan makan protein tinggi atau lemak beberapa jam sebelum tidur,

4. Keluarga dan kehidupan sosial

  • Diskusikan dengan keluarga anda bahwa jadwal kerja shift akan berdampak pada orang-orang di sekitar anda.
  • Beri tahu keluarga dan teman anda untuk mendukung pola tidur dan makan di rumah.
  • Rencanakan quality time dengan keluarga.
  • Aktif bersosialisasi dengan teman dan kerabat.
  • Jaga hubungan baik dengan orang-orang terdekat anda.

5. Olahraga

Mengapa olahraga itu penting? padahal anda sudah lelah dengan pekerjaan (Tanyakan kepada peserta)

Manfaat olahraga:

  • Meningkatkan level energy dan stamina sehari-hari,
  • Membantu tidur lebih nyenyak,
  • Meningkatkan kemampuan dalam mengatasi stres.

6. Konsultasi dengan tenaga medis

Lakukan pemeriksaan berkala dan konsultasikan obat atau suplemen yang harus anda konsumsi.

Identifikasi pekerjaan pada area kerja anda yang menyebabkan kelelahan.

  • ………………………………………………………………………………………………………………………………………
  • ………………………………………………………………………………………………………………………………………
  • ………………………………………………………………………………………………………………………………………
  • ………………………………………………………………………………………………………………………………………
  • ………………………………………………………………………………………………………………………………………

BANGGA MENJADI KARYAWAN PROFESIONAL, YAITU:

  • Hanya MENGERJAKAN tugas yang ia telah diberi pelatihan.
  • Tidak melakukan pekerjaan yang BUKAN TUGASnya.
  • Tidak MENGOPERASIKAN kendaraan atau unit yang TIDAK memiliki SIMPER.
  • MENGENALI bahayanya dulu SEBELUM mulai mengerjakan sesuatu.
  • STOP dan BERTANYA bila belum tahu CARA MENGERJAKAN dengan benar.
  • MEMAKAI APD yang distandarkan untuk pekerjaan.
  • MENGIKUTI sepenuhnya prosedur atau JSA yang telah ditetapkan.
  • STOP pekerjaan dan LAPOR atasan, bila prosedur atau JSA yang ada tidak bisa diikuti.
  • Aktif TERLIBAT diskusi di dalam SAFETY MEETING.

DAFTAR HADIR

No

Nama

Id

Tanda Tangan

Penulis: Ni Luh Nyssa Divana

Konsumen utama batu bara seperti Polandia, Vietnam, dan Cile berkomitmen untuk beralih dari sumber energi fosil. Komitmen itu dimuat dalam salah satu perjanjian KTT Iklim COP26 di Glasgow, Inggris.

Lebih dari 40 negara telah menandatangani pernyataan tersebut. Pemerintah Inggris mengatakan Polandia, Vietnam, dan Cile termasuk di antara 18 negara yang setuju untuk menghentikan dan tidak membangun lagi pembangkit listrik tenaga batu bara.

Mereka juga telah sepakat untuk menghapus pembangkit listrik tenaga batu bara pada 2030-an untuk negara-negara maju, dan pada 2040-an untuk negara-negara miskin, kata Inggris.

Belasan negara itu juga berjanji untuk mengakhiri semua investasi pada proyek baru pembangkit listrik tenaga batu bara di dalam negeri dan internasional.

“Akhir dari batu bara sudah di depan mata,” kata Menteri Bisnis dan Energi Inggris Kwasi Kwarteng.

“Dunia sedang bergerak ke arah yang benar, siap untuk mengakhiri nasib batu bara dan merangkul manfaat lingkungan dan ekonomi dari pembangunan masa depan yang didukung oleh energi bersih.”

Pemerintah Inggris mengatakan sebanyak 190 negara dan organisasi berjanji bakal meninggalkan batu bara. Namun, beberapa negara yang sangat bergantung kepada batu bara seperti Australia, India, Kanada, dan AS, menolak menandatangani perjanjian itu karena mereka tidak tahu kapan hal itu bisa terealisasi.

Menteri Bisnis dan Energi Inggris dari kabinet bayangan Ed Miliband mengatakan ada “kesenjangan yang mencolok” dari negara-negara seperti China dan penghasil emisi besar lainnya, yang belum berkomitmen untuk menghentikan peningkatan batu bara di negaranya. Dia juga mencatat bahwa tidak ada penghapusan minyak dan gas secara bertahap.

Miliband mengatakan pemerintah Inggris “membiarkan negara-negara itu tetap melakukan kesalahan”.

Meskipun ada kemajuan dalam pengurangan penggunaan batu bara secara global, tapi batu bara masih menghasilkan sekitar 37% listrik dunia pada 2019.

Negara-negara seperti Afrika Selatan, Polandia, dan India membutuhkan investasi besar untuk membuat sektor energi mereka lebih bersih.

Kepala delegasi Greenpeace di COP26 Juan Pablo Osornio mengatakan: “Secara keseluruhan pernyataan tersebut masih jauh dari ambisi yang dibutuhkan untuk mengurangi bahan bakar fosil dalam masa-masa kritis ini.”

Dia menambahkan: “Perjanjian ini tampaknya memberi kelonggaran besar bagi banyak negara untuk memilih tanggal penghentian mereka sendiri, walaupun judul perjanjiannya sangat memukau.”

Di mana posisi Indonesia?

Pemerintah Inggris sebagai tuan rumah KTT COP26 belum mengeluarkan daftar lengkap negara yang menandatangani perjanjian yang diberi nama Global Coal to Clean Power Transition Statement itu. Posisi Indonesia dalam perjanjian ini pun belum jelas.

Namun bersamaan dengan pengumuman perjanjian itu, dikutip dari Reuters, Menteri Keuangan RI Sri Mulyani mengatakan Indonesia dapat menghentikan PLTU batu bara secara bertahap pada 2040 jika mendapat bantuan keuangan yang cukup dari masyarakat internasional. Sebelumnya, Indonesia memasang target tersebut pada 2056.

Masih pada Rabu (3/11), Indonesia bersama Asian Development Bank (ADB) dan Filipina meluncurkan kemitraan untuk mempercepat transisi energi bersih di KTT Iklim COP26.

“Indonesia dan Filipina memiliki potensi untuk menjadi pionir dalam proses menghilangkan batu bara dari bauran energi di kawasan kami, memberikan kontribusi besar terhadap pengurangan emisi gas rumah kaca global, dan mengarahkan pertumbuhan ekonomi mereka ke jalur rendah karbon,” kata Presiden ADB Masatsugu Asakawa, dikutip dari situs resmi ADB.

Indonesia juga baru saja terpilih menjadi salah satu negara yang mendapatkan bantuan dari Dana Investasi Iklim sekitar Rp3,9 triliun untuk program Percepatan Transisi Batubara.

Greenpeace Indonesia menyambut baik niat pemerintah Indonesia untuk menutup PLTU batu bara sebelum 2040. Namun, mereka mendesak pemerintah membuat berbagai kebijakan dan peta jalan yang jelas untuk mencapai target itu.

“Inisiatif ini dapat menjadi jalan keluar bagi Indonesia untuk menghentikan operasi PLTU batu bara di 2040 sesuai rekomendasi IPCC dan melakukan transisi ambisius ke energi bersih dan terbarukan,” kata Koordinator Kampanye Iklim dan Energi Greenpeace Asia Tenggara, Tata Mustasya.

“PLTU batu bara dengan kapasitas saat ini sebesar 31,9 GW telah berkontribusi sangat besar terhadap perubahan iklim serta dampak kesehatan, social, dan ekonomi yang merugikan rakyat Indonesia. Belum lagi tambahan sebesar 13,8 GW PLTU di dalam RUPTL 2021-2030, 90% di antaranya akan dibangun di Jawa dan Sumatera yang sudah mengalami kelebihan kapasitas,” tambah dia.

Permintaan energi di Asia akan meningkat dua kali lipat pada tahun 2030, kata ADB. Asia Tenggara adalah salah satu kawasan yang terus membangun PLTU batu bara baru.

Dalam laporan yang dirilis lembaga nirlaba Carbon Tracker pada Juni lalu, Indonesia termasuk ke dalam daftar lima negara Asia yang bertanggung jawab atas 80% rencana pembagunan PLTU batu bara baru di seluruh dunia. Hal tersebut dianggap mengancam target iklim yang sudah ditetapkan.Di mana posisi Indonesia?

Bagaimana sikap Indonesia terkait batu bara?

Pada Oktober lalu, BBC News menerima bocoran sejumlah dokumen draf “laporan penilaian” oleh Panel Antar-pemerintah mengenai Perubahan Iklim (IPCC). Dalam dokumen muncul klaim bahwa “Indonesia mengatakan tidak akan menutup pembangkit listrik batu baranya sampai energi variabel dari energi terbarukan dapat disimpan dengan baik.”

Lalu klaim lain dari pemerintah Indonesia menyatakan bahwa “Negara-negara dengan cadangan batu bara yang melimpah akan cenderung masih menggunakan batu bara karena merupakan sumber energi lokal mereka.

Dengan kebutuhan untuk memiliki pembangkit listrik yang murah, stabil, dan menyediakan beban dasar (sesuatu yang masih tidak dapat disediakan oleh energi terbarukan variabel), penggunaan batu bara masih jadi fokus sehingga gagasan bahwa batu bara akan menjadi aset terdampar, tampaknya tidak masuk akal untuk negara-negara itu.”

Menurut penulis laporan, sebagian klaim itu benar.

“Pemerintah Indonesia memang mengatakan bahwa negara-negara akan cenderung masih menggunakan batu bara sebagai sumber energi lokalnya. Saya tidak menerima bahwa ini sama dengan mengatakan tidak akan menutup pembangkit batubaranya sampai energi variabel dari energi terbarukan dapat disimpan dengan baik.

Itu agak mirip, tetapi tidak sama.”

Pemerintah Indonesia belum mengonfirmasi bocoran dokumen tersebut dan belum memberikan tanggapan.

Kumpulan “laporan penilaian” itu dibuat setiap enam hingga tujuh tahun sekali oleh IPCC. Ini adalah badan PBB yang bertugas mengkaji perubahan iklim dari sudut keilmuan.

Fresh Graduate Work and Learn Program (FGWLP) Angkatan II

Graduation FGWLP II
No Nama Kasifikasi Nomor Sertifikat
1 Aidil Aqli Saputra Noor VERY GOOD 004 /IX/2021/FGWLP/INDOSHE
2 Awalliyah Nadia Belyni VERY GOOD 005 /IX/2021/FGWLP/INDOSHE
3 Fajar Wahyurianda VERY GOOD 006 /IX/2021/FGWLP/INDOSHE
4 Farhan Rifqi Firmansyah VERY GOOD 007 /IX/2021/FGWLP/INDOSHE
5 Firlyana Febrianti VERY GOOD 008 /IX/2021/FGWLP/INDOSHE
6 Kiki Setyawan Mallisa VERY GOOD 009 /IX/2021/FGWLP/INDOSHE
7 Muhamad Rendi Edwin VERY GOOD 010 /IX/2021/FGWLP/INDOSHE
8 Prayogie Junaidy VERY GOOD 011 /IX/2021/FGWLP/INDOSHE
9 Ririn Maudyna VERY GOOD 012 /IX/2021/FGWLP/INDOSHE
10 Teresia Okta Alvionita Br Sinuraya VERY GOOD 013 /IX/2021/FGWLP/INDOSHE
11 Teuku Haikal Derniawan GOOD 014 /IX/2021/FGWLP/INDOSHE
12 Vivi Yunita VERY GOOD 015 /IX/2021/FGWLP/INDOSHE