Anda berisiko tinggi terkena Corona, atau parah kalau terkena?
Dilihat dari kombinasi antara tingkat keterpaparan (exposure to desease) dan jarak fisik dengan orang lain (physical proximity to others) ketika bekerja, proresi berikut ini memiliki risiko tinggi terjangkit Covid-19:
- Para pekerja layanan kesehatan.
- Siapa saja yang pekerjaannya kontak langsung secara fisik melayani orang lain (dalam jarak fisik kurang dari 1 m).
Apa yang harus dilakukan oleh orang-orang dengan profesi itu? Jawabannya DISIPLIN dan DISIPLIN. Yaitu:
- DISIPLIN menjaga stamina.
- DISIPLIN memakai alat pelindung diri yang sesuai.
- DISIPLIN mengikuti sepenuhnya prosedur kerja yang telah ditetapkan.
- DISIPLIN menjaga jadwal kerja agar tidak overtime berlebihan.
Siapa yang berisiko tinggi akan parah atau tidak tertolong apabila terjangkit Covid-19? Mereka adalah:
- LANSIA, yaitu para sesepuh yang kita sayangi seperti ibu, bapak, nenek, kakek, om, tante, guru, pemuka agama dst. Di samping usia, rata-rata mereka juga penderita penyakit di bawah ini.
- GENERASI MUDA yang memiliki riwayat sakit paru-paru (termasuk perokok), jantung, dan diabetes.
Untuk itu apa yang bisa anda lakukan untuk beliau di tengah merebaknya Covid-19 ini?
- Kalau beliau tidak tinggal bersama kita, ayo DISIPLIN:
- Tidak pulang kampung, sementara jangan ditengok dulu, cukup hubungi lewat telepon atau medsos.
- Memastikan beliau bisa makan bergizi.
- Memastikan tempat tinggal beliau bersih.
- Kalau datang untuk mengantar logistik, tetap jaga jarak minimal 2 m.
- Edukasi beliau untuk sementara tidak menerima tamu atau melakukan kumpul-kumpul.
- Hubungi lewat telepon secara berkala, agar tidak merasa sendirian.
- Kalau beliau tinggal serumah dengan kita, ayo DISIPLIN:
- Jaga rumah bersih dan lakukan disinfektasi secara rutin, terutama kamar beliau dan area tempat beliau beraktivitas sehari-hari.
- Sementara tidak melakukan hug, cipika-cipiki, ciup tangan dan semacamnya.
- Anda, anak anda dan siapa saja yang masih beraktivitas bebas di luar rumah, jangan dulu berkontak fisik dengan beliau meski hidup 1 rumah. Jaga jarak minimal 2 m.
- Bisa saja sebetulnya anda sudah terinveksi virus Covid-19 tetapi masih dalam masa inkubasi sehingga belum nampak gejalanya, atau bisa saja karena anda masih muda, antibodi anda baik, anda tidak jatuh sakit. Tetapi virus yang ada di tubuh anda telah menular kepada ibu, bapak anda serta siapa saja yang anda beinteraksi.
- Lakukan kehati-hatian khusus apabila beliau memiliki riwayat sakit paru-paru, jantung dan diabetes.
Ayo sayangilah ibu, bapak, sesepuh-sesepuh kita, dengan DISIPLIN sementara tidak mendatangi mereka, dengan CARE memastikan beliau bisa diisolasi dengan aman sampai Corona mereda.
Pemerintah tidak akan melakukan kebijakan lockdown, maka mari kita lebih meningkatkan KEDISIPLINAN dan KEPEDULIAN kita.
Ayo anda bisa.
Oleh: Dwi Pudjiarso















Kesan saya setelah mengikuti pelatihan ini saya merasa puas, karena semakin di refresh tentang aturan-aturan sebagai leader yang membawahi banyak orang di tambang. Jadi dengan adanya pelatihan ini, membuat saya jadi lebih sadar bagaimana menempatkan diri sebagai seorang pengawas terutama menunjukkan keteladanan saya. Sehingga bisa dicontoh oleh bawahan-bawahan saya. Yang lebih penting lagi adalah bagaimana saya menciptakan kepercayaan kepada diri saya sendiri dan kepercayaan itu harus jaga penuh, sehingga posisi saya didepan teman-teman merasa di hargai. Dan pelatihan yang saya ikuti ini bisa menghasilkan keselamatan kepada rekan-rekan kerja saya. Terima kasih
Luar biasa pelatihan hari ini, sangat menginspirasi sekali ilmu yang sudah diberikan oleh Pak Dwi, dan betul-betul memotivasi kita agar mampu menjalankan tugas sebagai leader dengan baik, sebagai manager dengan baik. Sehingga leadership ini bisa tumbuh dan apa yang kemudian diceritakan, safety itu sebagai budaya, itu betul-betul tercapai. Seminar ini sangat langka, saya belum pernah mengikuti seminar yang dalam waktu 4 jam, tetapi bisa membuat kita berfikir, melompat untuk bagaimana membangun culture safety yang baik ditempat kerja. Saya berharap ini bisa kami implementasikan di PT Surveyor Indonesia dan juga tentu ada lagi seminar seperti ini, dan kami bisa ikut lagi dikegiatan IndoSHE. Terima kasih.