Kapal pengangkut batubara melintasi Sungai Mahakam, Samarinda, Minggu (31/12). Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) menyatakan target produksi batubara tahun 2018 sebesar lebih dari 477 juta ton akan melampaui penetapan produksi batubara yang tercantum dalam Rencana Pembangunan Jangka Menengah Nasional (RPJMN) 2015-2019 sebesar 406 juta ton. ANTARA FOTO/Akbar Nugroho Gumay/aww/17.

Kapal pengangkut batubara melintasi Sungai Mahakam, Samarinda, Minggu (31/12). Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) menyatakan target produksi batubara tahun 2018 sebesar lebih dari 477 juta ton akan melampaui penetapan produksi batubara yang tercantum dalam Rencana Pembangunan Jangka Menengah Nasional (RPJMN) 2015-2019 sebesar 406 juta ton. ANTARA FOTO/Akbar Nugroho Gumay/aww/17.

 

Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) menyatakan produksi batubara tahun 2017 melebihi target yang ditentukan oleh Rencana Pembangunan Jangka Menengah Nasional (RPJMN) sebesar 477 juta ton.

Direktur Jenderal Mineral dan Batubara (Dirjen Minerba) Kementerian ESDM, Bambang Gatot Ariyono mengatakan, targetnya sebesar 477 juta ton sesuai persetujuan dengan Bappenas (Badan Perencanaan Pembangunan Nasional). “Saya kira melampaui,” terangnya kepada Kontan.co.id, Selasa (2/1). Namun sayang Bambang tidak mengetahui detail berapa angka kelebihan produksi tersebut.

Bambang hanya bilang, kelebihan produksi dari yang sudah ditargetkan itu karena harga batubara yang kunjung membaik. Misalnya saja, sampai akhir tahun ini Harga Batubara Acuan (HBA) mencapai US$ 94,04 per ton.

Selain itu, produksi yang jauh melebihi ketetapan RPJMN itu disebabkan oleh sejumlah faktor. Salah satunya, ada sekitar 2.000 pemegang izin usaha pertambangan (IUP) yang tersebar di daerah sudah memasuki masa studi kelayakan dan konstruksi.

Tapi sayangnya, Bambang juga belum bisa menyebutkan perusahaan mana saja yang menjadi penyumbang terbesar terkait produksi batubara tahun 2017 lalu.

Bambang juga belum bisa memastikan seberapa besar produksi batubara di tahun depan mengingat masih dalam proses penyusunan rencana kerja anggaran belanja (RKAB). Nantinya, persetujuan RKAB mempertimbangkan aspek lingkungan, tidak serta menyetujui usulan produksi yang diajukan perusahaan tambang.

Sumber – http://industri.kontan.co.id/

Pemerintah Mengatur Juru Ukur Tambang ?

Peranan penting apakah yang dimiliki juru ukur tambang, sampai pemerintah turut mengatur keberadaanya. Berikut adalah beberapa peraturan yang mengatur Juru Ukur Tambang. Sebagaimana Keputusan Menteri »

Pemerintah berikan relaksasi ekspor mineral di masa pandemi covid-19

JAKARTA. Pemerintah melalui Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) memberikan relaksasi rekomendasi ekspor untuk sejumlah komoditas mineral di masa pandemi covid-19. Menteri ESDM Arifin »

LIPI: Limbah Batu Bara Bernilai Ekonomi

JAKARTA – Peneliti Lembaga Ilmu Pengetahuan Indonesia (LIPI) mendukung keputusan pemerintah yang menetapkan fly ash dan bottom ash (FABA) atau limbah padat dari proses pembakaran batu bara pada PLTU »

Online Course Biodiversity Flora dan Fauna High Conservation Value (HCV)

Kepedulian konsumen kelapa sawit terhadap produk yang ramah lingkungan meningkat. Saat ini berbagai konsumen mempersyaratkan bahwa produk minyak sawit harus dihasilkan dari kebun yang dikelola »

 

Berikan Komentar