TEMBAGAPURA/25/11-MENYATAKAN KANDNGAN BAHAN TAMBANG. Sebuah bongkahan pertambangan milim PT Freeport Indonesia di Grassberg, Tembagapura, Timika, Papua, Minggu (25/11). Berdasarkan kontrak kerja saat ini, pemerintah mendapat royalti dari PT Freeport Indonesia tembaga empat persen, emas 3,75 persen, perak 3,25 persen. Dari royalti tersebut pemerintah menyatakan Indonesia harus ditigkatkan royaltinya dari kontrak saat ini. KONTAN/Fransiskus Simbolon/25/11/2012

Pengamat Hukum Sumber Daya dari Universitas Tarumanegara (Untar) Ahmad Redi menilai dengan diberikannya lagi rekomendasi ekspor itu, pemerintah dianggap tidak berdaya atas Freeport Indonesia.

Pasalnya, sejauh ini berbagai isu kewajiban Freeport Indonesia seperti pembangunan smelter dan divestasi saham 51% hingga detik ini tidak kunjung diselesaikan kesepakatannya dengan pemerintah.

“Namun pemerintah malah memberikan keistimewaan menerbitkan izin ekspor jutaan ton. Ini namanya pemerintah tak punya kehendak yang kuat untuk memastikan kepentingan nasional yang lebih besar,” terangnya kepada KONTAN, Minggu (18/2).

Padahal, kata Redi, sejak 2014, kesepakatan dengan Freeport Indonesia atas isu-isu krusial mengenai kepentingan nasional Indonesia jalan di tempat. Malahan tidak ada satupun, capaian pemerintah terhadap negosiasi dengan Freeport Indonesia.

“Freeport hingga saat ini tidak menunjukkan komitmen membangun smelter. Belum lagi ada kejelasan negosiasi, tapi berbagai keistimewahan diberikan kepada Freeport Indonesia,” tandasnya.

Direktur Pembinaan Pengusahaan Mineral Kementerian ESDM, Bambang Susigit mengatakan bahwa rekomendasi ekspor sudah diberikan kepada Freeport Indonesia pada Jumat (16/2) pekan lalu.

“Freeport minta 1,66 juta ton. Namun yang direkomendasikan hanya 1,2 juta ton sesuai dengan Rencana Kerja Anggaran dan Biaya (RKAB),” ungkapnya kepada Kontan.co.id, Minggu (18/2).

Alasan pemerintah memberikan rekomendasi kepada Freeport Indonesia, kata Bambang, sesuai dengan penilaian verifikator independen yang sudah mengevaluasi kemajuan smelter. Sudah mencapai 2,43%.

Hitungannya. “Freeport sudah melaksanakan perencanaan awal, mulai dari administrasi sampai dengan test soil untuk stabilitas lahan,” pungkasnya.

Sumber – http://industri.kontan.co.id/

Kinerja solid emiten tambang batubara diproyeksi bakal berlanjut pada semester ini

Sejumlah emiten tambang batubara berhasil mencatatkan kinerja yang solid berkat kenaikan harga batubara global. Sejumlah emiten produsen batubara kompak mencatatkan kenaikan pendapatan dan laba »

ESDM: Cadangan Batubara Indonesia 38,84 Miliar Ton, Cukup 65 tahun

Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) menyebutkan, cadangan batubara Indonesia saat ini tercatat mencapai 38,84 miliar ton. Direktur Pembinaan Pengusahaan Batubara Kementerian ESDM »

Holding dan IPO BUMN Panas Bumi Percepat Pemanfaatan Energi Ramah Lingkungan

Kementerian BUMN merencanakan pembentukan Holding BUMN Geothermal dengan menggabungkan PT Pertamina Geothermal Energy (PGE), PT Geo Dipa Energi (Persero) dan unit bisnis panas bumi PT PLN (Persero) »

Berikan Komentar