Peran dan Tanggung Jawab K3 di Suatu Organisasi

STRUKTURAL FUNGSIONAL  ANTAR DEPARTEMEN
(Masuk di Job Description) (Dengan surat penunjukan) (Standar Tertulis)
General Manager Kepala Teknik Tambang Security Department
Deputy General Manager Wakil Kepala Teknik Tambang HR Department
General Superintendent Anggota Steering Committee Training Department
Superintendent Anggota Crisis Management Team Road Maintenance Department
Supervisor Anggota Taskforce IBPR Medical Services
Leader Anggota tim investigasi internal Engineering Department
Karyawan Senior HSE Representative Purchasing Department
Karyawan Sukarelawan Fire and Rescue Public Affars Department
Karyawan Junior Fire Warden Corporate Communication
Helper First Aider HSE Department

 

 

Peran dan Tanggung Jawab K3 Organisasi Struktural

STRUKTURAL PERAN
TOP MANAGEMENT

–     Menetapkan Kebijakan, arah

–     Menetapkan Target, Sasaran, Program

–     Menetapkan standar strategik (Peran Tanggung Jawab, Organisasi, Matrix Risiko, dsb 

–     Menetapkan Standar dan Program Pengendalian Risiko Kritis

–     Memberi apresiasi

–     Menetap standar safety leadership

–     Menyediakan Budget

MIDDLE MANAGEMENT

–     Menyediakan resources  untuk menjalankan program, 

–     Memastikan program terimplementasi di lapangan    

–     Pengawas dan karyawan mendapatkan  pelatihan

–     Melakukan Inspeksi

–     Menjalankan standard safety leadership

PENGAWAS GARIS DEPAN

–     Memastikan anak buah mengikuti SOP, punya lisensi, atau work permit

–     Menghentikan pekerjaan jika ada kondisi atau tindakan tidak aman

–     Memberi apresiasi kepada karyawan

–     Melakukan safety talk, inspeksi, investigasi, observasi, JSA, pelatihan OJT

–     Pemeriksaan, pengujian, pelaporan

–     Melakukan penindakan pelanggaran Golden Rule

KARYAWAN

–     Menjaga keselamatan diri dan teman kerja

–     Mengikuti aturan, SOP, JSA, APD, instruksi

–     Tidak mengubah langkah kerja atau cara kendali

–     Tidak bekerja bila tidak sehat

–     Stop pekerjaan dan lapor pengawas bila JSA atau aturan yang ada tidak bisa diikuti

–     Melaporkan kondisi berbahaya

–     Melaporkan insiden

–     Memakai APD yang ditetapkan

 

 

Contoh Peran dan Tanggung Jawab K3 antar Departemen

DEPARTEMEN PERAN
HRD
  • Melakukan perekrutan pekerja baru.
  • Menyeleggarakan program medical checkup.
  • Menyelenggarakan Pelatihan
  • Memasukkan peran dan tanggung jawab K3 ke dalam job description
  • Memasukkan dan memberikan bobot K3 ke dalam annual performance appraisal
  • Memasukkan golden rules ke dalam PKB
  • Melakukan tindakan adminstratif terhadap karyawan yang melakukan pelanggaran K3
Clinic
  • Penanganan cedera
  • Perawatan sakit akibat kerja
  • Melakukan medical checkup
Road Maintenance
  • Perawatan jalan, drainase, tanggul
  • Penyiraman jalan
  • Rambu jalan
Security
  • Darurat keamanan.
  • Pengontrolan kecepatan kendaraan
  • Penjagaan di checkpoint dari orang dan kendaraan yang tidak berhak
  • Mengamankan TKP waktu terjadi kecelakaan
Purchasing
  • Pembelian barang dan peralatan K3
  • Pembelian alat pelindung diri
  • Pembelian barang-barang atau jasa sesuai dengan standar K3 perusahaan
Maintenance
  • Pemeliharaan sarana, prasarana, instalasi dan peralatan
  • Komisioning kendaraan
  • Servis kendaraan
  • PM Check kendaraan
  • Perbaikan dan perawatan peralatan tanggap darurat
  • Perawatan dan perbaikan sarana komunikasi tanggap darurat 
Engineering
  • Rancang bangun mengikuti standar K3 perusahaan
  • Memonitor permanent structure.
Government Relation
  • Hubungan dengan instansi pemerintah terkait
General Affair
  • Seleksi dan perekrutan perusahaan jasa catering
  • Pengawasan kualitas catering
  • Pengelolaan sampah
  • Pengelolaan air minum
Geotech
  • Monitoring pergerakan batuan tambang
IT
  • Perawatan sarana komunikasi tanggap darurat
Warehouse/Lab
  • Penyimpanan bahan kimia
  • Stock APD
  • Stock peralatan keselamatan
Operation
  • Dispatcher
  • Pengaturan lalu lintas kendaraan angkut tambang
  • Pengaturan lalu lintas kendaraan angkut hauling
ERG
  • Menangani kedaruratan di lapangan meliputi: cedera, sakit, kebakaran, kecelakaan kendaraan, spill
  • Membuat program tanggap darurat
  • Melakukan perawatan peralatan tanggap darurat
  • Melakukan pengembangan skill SDM tanggap darurat
HSE
  • Pengelolaan Statistik Kecelakaan
  • Mendesain sistem, standar, program
  • Menjadi motor organisasi fungsional K3
  • Pengembangan Program Pelatihan K3.
  • Menjadi instruktur pelatihan K3
  • Melakukan evaluasi implementasi program K3
  • Mengorganisir kegiatan K3 sepanjang tahun
  • Menangani kedaruratan kebakaran,
  • Pengontrolan kecepatan kendaraan
  • Penanganan fire protection
  • Pelaporan kecelakaan ke instansi pemerintah terkait.
  • Perawatan peralatan tanggap darurat.
  • Pengurusan perijinan K3 ke pemerintah terkait.
  • Pengukuran kebisingan, penerangan, kadar oksigen dan gas bebahaya.

Berikan Komentar