APA YANG DIMAKSUD LCC?

LCC atau kepanjangan lagume cover crop merupakan tanaman penutup tanah yang biasa digunakan untuk untuk memperbaiki kondisi lahan dari sifat fisik dan kimia tanah serta melindungi lahan dari kemungkinan erosi dan tanah longsor. Sebagai aplikasi di lapangan, LCC ini biasa digunakan pada lahan pasca tambang, lahan di jalan tol, taman di perumahan atau perkotaan, lerengan tanah di danau, sungai, embung, dll.

Tumbuhan atau tanaman yang sesuai untuk digunakan sebagai penutup tanah dan digunakan dalam sistem pergiliran tanaman harus memenuhi syarat-syarat (Osche et al, 1961):

    1. Mudah diperbanyak, sebaiknya dengan biji,
    2. Mempunyai sistem perakaran yang tidak menimbulkan kompetisi berat bagi tanaman pokok, tetapi mempunyai sifat pengikat tanah yang baik dan tidak mensyaratkan tingkat kesuburan tanah yang tinggi,
    3. Tumbuh cepat dan banyak menghasilkan daun,
    4. Toleransi terhadap pemangkasan,
    5. Resisten terhadap gulma, penyakit dan kekeringan,
    6. Mampu menekan pertumbuhan gulma,
    7. Mudah diberantas jika tanah akan digunakan untuk penanaman tanaman semusim atau tanaman pokok lainnya,
    8. Sesuai dengan kegunaan untuk reklamasi tanah, dan
    9. Tidak mempunyai sifat-sifat yang tidak menyenangkan seperti duri dan sulur-sulur yang membelit.

Tanaman penutup dibagi lagi berdasarkan jenisnya menjadi empat bagian, yakni: tanaman penutup tanah rendah, tanaman penutup tanah sedang (perdu), tanaman penutup tanah tinggi atau tanaman pelindung, dan tumbuh-tumbuhan bawah (undergrowth) alami pada perkebunan. Detail dari jenis tanamannya dalat dilihat melalui link berikut https://id.wikipedia.org/wiki/Tanaman_penutup_tanah

Referensi:

Lika Aulia Indina. 2011. Penanaman legume cover crop pada lahan berlereng dengan metoda templok di hutan pendidikan gunung walat, kabupaten sukabumi. Bogor: Departemen Silvikultur Fakultas Kehutanan Institut Pertanian Bogor.

Wikipedia. Tanaman penutup tanah, diakses pada 10 Oktober 2022 pukul 12.17 WIB. https://id.wikipedia.org/wiki/Tanaman_penutup_tanah.

 

LEGUME COVER CROP

Divisi Lingkungan

YouTube
YouTube
Set Youtube Channel ID
LinkedIn
LinkedIn
Share
Instagram

Pengelolaan Kesalamatan Pertambangan pada Periode Libur Akhir Tahun

R E M I N D E R

Assalamualaikum Wr Wb, Salam sejahtera & Salam Sehat utk kita semua

Yang kami Banggakan Para Kepala Teknik Tambang (KTT) dan Penanggung Jawab Operasional (PJO)
di
Seluruh Indonesia

Sehubungan dengan upaya untuk meningkatkan perlindungan terhadap pekerja tambang agar tetap sehat dan selamat dalam melaksanakan kegiatan operasional pertambangan di akhir tahun, dengan ini saya sampaikan Video Peningkatan Kewaspadaan dan Pengelolaan Kesalamatan Pertambangan pada Periode Libur Akhir Tahun untuk dapat disosialisasikan kepada seluruh pekerja tambang, dan dilaksanakan dengan disiplin dan konsisten sehingga tambang dipastikan tetap AMAN dan para pekerja tambang tetap SELAMAT.

Periode menjelang libur akhir tahun jangan membuat kita lengah. Tetap waspada karena TIDAK ADA libur untuk safety, apalagi berakhir. Mari kita beraksi bersama.

Mari beraksi dimulai dari diri sendiri:

  1. Pastikan sebelum bekerja kita dalam kondisi fit dan kita telah memahami cara kerja yang aman
  2. Pastikan peralatan, permesinan, sarana, prasarana, instalasi dan lingkungan kerja aman
  3. Pastikan bahaya dan risiko sudah dikendalikan serta cara kerja aman selalu dilakukan
  4. Jangan lupa untuk saling mengingatkan dan berdoa agar kita semua selalu diberikan kesehatan dan keselamatan.

Kami minta 4 hal tersebut wajib diingatkan kepada seluruh pekerja dan selalu diulang dalam Safety Talk setiap awal kerja.

Demikian kami sampaikan untuk dipedomani dan dilaksanakan.

Good Mining Practice untuk Indonesia. Keselamatan Bisa Bisa Bisa. 💪ðŸ»ðŸ’ªðŸ»ðŸ’ªðŸ»ðŸ‡²ðŸ‡¨ðŸ‡²ðŸ‡¨ðŸ‡²ðŸ‡¨

Terima kasih, Wassalamualaikum Wr Wb

Sunindyo Suryo Herdadi

Peningkatan Kewaspadaan dan Pengelolaan Kesalamatan Pertambangan pada Periode Libur Akhir Tahun - Part 1

Peningkatan Kewaspadaan dan Pengelolaan Kesalamatan Pertambangan pada Periode Libur Akhir Tahun - Part 2

YouTube
YouTube
Set Youtube Channel ID
LinkedIn
LinkedIn
Share
Instagram

Fresh Graduate Work and Learn Program (FGWLP) Angkatan VI

1 September - 23 November 2022

Graduation FGWLP VI
No Nama Kasifikasi Nomor Sertifikat
1 Azmi Muhammad Faisal EXCELLENT 055/XI/2022/FGWLP/INDOSHE
2 Cicilia Parastita Ningrum EXCELLENT 056/XI/2022/FGWLP/INDOSHE
3 Diffa Laila Azzahra VERY GOOD 057/XI/2022/FGWLP/INDOSHE
4 Gunawan Giri Widodo EXCELLENT 058/XI/2022/FGWLP/INDOSHE
5 Irfan Ahnaf EXCELLENT 059/XI/2022/FGWLP/INDOSHE
6 Lidya Saron Waas EXCELLENT 060/XI/2022/FGWLP/INDOSHE
7 Maharani EXCELLENT 061/XI/2022/FGWLP/INDOSHE
8 Miftahul Khair EXCELLENT 062/XI/2022/FGWLP/INDOSHE
9 Moh Ramadhan Safitra VERY GOOD 063/XI/2022/FGWLP/INDOSHE
10 Nadya Safira Salsabila EXCELLENT 064/XI/2022/FGWLP/INDOSHE
11 Nikmah Khairani VERY GOOD 065/XI/2022/FGWLP/INDOSHE
12 Salma Mutia Muthmainnah EXCELLENT 066/XI/2022/FGWLP/INDOSHE
13 Susi Susanti VERY GOOD 067/XI/2022/FGWLP/INDOSHE
14 Tri Nur Cholik VERY GOOD 068/XI/2022/FGWLP/INDOSHE
15 Yeni Artika Sembiring VERY GOOD 069/XI/2022/FGWLP/INDOSHE
16 Yolanda Elok EXCELLENT 070/XI/2022/FGWLP/INDOSHE
       

FGWLP?

Pelatihan K3 Terbaik Untuk Fresh Graduate

FLU

MENCEGAH PENYEBARAN FLU

www.indoshe.com

Sebutkan gejala dari penyakit flu.

  1. …………………………………………………………….
  2. …………………………………………………………….
  3. …………………………………………………………….

(Ini form kosong. Safety talk dimulai dg interaktif menggali dari peserta dulu. Brainstorming.)

Flu

Flu atau influenza adalah infeksi virus yang menyerang hidung, tenggorokan, dan paru-paru, penyakit ini mudah menular ke orang lain terutama pada 3-4 hari pertama setelah penderita terinfeksi.

Flu tidaklah sama dengan batuk pilek biasa (common cold). Meskipun gejalanya hampir sama, kedua kondisi ini disebabkan oleh jenis virus yang berbeda. Gejala flu lebih parah dan menyerang secara mendadak, sedangkan gejala batuk pilek biasanya cenderung ringan dan muncul secara bertahap.

Flu ditularkan melalui percikan air liur di udara yang dikeluarkan oleh penderita ketika bersin atau batuk. Selain itu, menyentuh mulut atau hidung setelah memegang benda yang terkena percikan air liur penderita juga dapat menjadi sarana penularan virus flu. Adapun gejala flu antara lain:

  • Demam
  • Pilek
  • Hidung tersumbat
  • Sakit kepala

 

https://www.freepik.com/free-photo/young-asian-man-sitting-couch-home-blowing-nose-with-tissue_5838837.htm#query=flu&position=0&from_view=search&track=sph

Cara Mencegah Terkena Flu

Bagaimana upaya yang dapat dilakukan untuk mencegah flu? (biarkan peserta menjawab)

Upaya mencegah terkena flu:

  • Mencuci tangan memakai sabun,
  • Makan bergizi dan minum air yang cukup,
  • Istirahat yang cukup,
  • Rajin berolahraga,
  • Minimalisir menyentuh area wajah dengan tangan,
  • Menggunakan masker,
  • Melakukan vaksinasi influenza,
  • Kurangi kontak langsung dengan orang sakit,
  • Membersihkan permukaan benda yang sering disentuh dengan cairan desinfektan,
  • Tidak berbagi makanan atau penggunaan benda pribadi seperti gelas atau botol minum, dan
  • Menutup mulut dan hidung dengan tisu saat bersin atau batuk, kemudian buang tisu dan cuci tangan.

Namun jika sudah terkena flu, maka sebaiknya melakukan:

  • Istirahat dan tidur yang cukup
  • Menjaga suhu badan dan suhu ruangan tetap hangat,
  • Memeriksa kesehatan di klinik terdekat,
  • Minum obat sesuai dengan anjuran dokter,
  • Minum banyak air untuk menghindari dehidrasi (urin harus berwarna kuning muda atau jernih), dan
  • Tidak memaksakan diri untuk datang ke tempat kerja / ke tempat umum. Selain memperparah keadaan, hal ini berpotensi menyebarkan virus kepada pekerja lain.

 

Peragaan

Minta beberapa peserta untuk mengambil kesimpulan materi yang telah dipaparkan agar mengetahui sejauh mana pemahamannya.

 

Identifikasi hal-hal yang dapat memicu terserang penyakit flu.

  • ………………………………………………………………………………………………………………………………………
  • ………………………………………………………………………………………………………………………………………
  • ………………………………………………………………………………………………………………………………………
  • ………………………………………………………………………………………………………………………………………
  • ………………………………………………………………………………………………………………………………………

 

BANGGA MENJADI KARYAWAN PROFESIONAL, YAITU:

  • Hanya MENGERJAKAN tugas yang ia telah diberi pelatihan.
  • Tidak melakukan pekerjaan yang BUKAN TUGASnya.
  • Tidak MENGOPERASIKAN kendaraan atau unit yang TIDAK memiliki SIMPER.
  • MENGENALI bahayanya dulu SEBELUM mulai mengerjakan sesuatu.
  • STOP dan BERTANYA bila belum tahu CARA MENGERJAKAN dengan benar.
  • MEMAKAI APD yang distandarkan untuk pekerjaan.
  • MENGIKUTI sepenuhnya prosedur atau JSA yang telah ditetapkan.
  • STOP pekerjaan dan LAPOR atasan, bila prosedur atau JSA yang ada tidak bisa diikuti.
  • Aktif TERLIBAT diskusi di dalam SAFETY MEETING.

DAFTAR HADIR

No

Nama

Id

Tanda Tangan

Penulis: Ni Luh Nyssa Divana

YouTube
YouTube
Set Youtube Channel ID
LinkedIn
LinkedIn
Share
Instagram

Akar Wangi

Rumput vetiver atau lebih dikenal sebagai akar wangi merupakan jenis rumput yang dapat tumbuh sepanjang tahun dengan dan dapat tumbuh besar dengan ketinggian dapat mencapai 1 – 2,5m dari tanah. selain itu, tanaman ini juga memiliki akar yang merambat ke dalam tanah dengan kuat dengan kedalaman dapat mencapai 5m sehingga sering digunakan sebagai pengontrolan erosi, penguatan dataran rendah, revegetasi lahan kritis di maupun stabilisasi lereng.

Akar wangi merupakan rumput yang berasal dari India dan dapat tumbuh di ketinggian antara 700 – 1600 mdpl dengan suhu lingkungan 17 – 27, dengan curah hujan berkisar antara 2.500-3.500 mm/tahun dengan bulan kering tidak lebih dari 2 bulan. kondisi ini sangat cocok untuk daerah di Indonesia yang beriklim tropis.

Kami menjual bibit tanaman akar wangi yang siap pakai untuk erotion control di lahan tidak stabil, penguatan lereng mauoun bioengineering lainnya.

 

Referensi:

Marlon, Simarmata. 2019. Evaluasi Kesesuaian Lahan untuk Tanaman Akar Wangi (Vetiveria Zizanioides L.) Di Nagari Alahan Panjang Kecamatan Lembah Gumanti Kabupaten Solok. Padang: Diploma thesis, Universitas Andalas.


Wikipedia. Akar wangi. diakses pada 10 Oktober 2022 pukul 12.17 WIB https://id.wikipedia.org/wiki/Akar_wangi

 

Picture1_Akar Wangi

Gambar 1. bibit akar wangi dengan bonggol

Picture2_Akar Wangi

Gambar 2. Lahan yang sudah ditumbuhi akar wangi

Divisi Lingkungan

YouTube
YouTube
Set Youtube Channel ID
LinkedIn
LinkedIn
Share
Instagram

Fresh Graduate Work and Learn Program (FGWLP) Angkatan V

9 Mei - 26 Juli 2022

Graduation FGWLP V
No Nama Kasifikasi Nomor Sertifikat
1 Adelheid Nona Lince Damasus VERY GOOD 038/VII/2022/FGWLP/INDOSHE
2 Aditya Bonggo Pribadi VERY GOOD 039/VII/2022/FGWLP/INDOSHE
3 Ahmad Jayadi VERY GOOD 040/VII/2022/FGWLP/INDOSHE
4 Anggraeni Mulyandari VERY GOOD 041/VII/2022/FGWLP/INDOSHE
5 Cindy Setia Widiastuti VERY GOOD 042/VII/2022/FGWLP/INDOSHE
6 Elisa Simanjuntak VERY GOOD 043/VII/2022/FGWLP/INDOSHE
7 Farida Yuniar Roshady VERY GOOD 044/VII/2022/FGWLP/INDOSHE
8 Great Sabillah VERY GOOD 045/VII/2022/FGWLP/INDOSHE
9 Jihadudin Fisabilillah EXCELLENT 046/VII/2022/FGWLP/INDOSHE
10 Keko Jehan Farhanah VERY GOOD 047/VII/2022/FGWLP/INDOSHE
11 Maria Bernadete Da Silva VERY  GOOD 048/VII/2022/FGWLP/INDOSHE
12 Mirza Urazaq Alfi VERY GOOD 049/VII/2022/FGWLP/INDOSHE
13 Muhammad Al Ahsan VERY GOOD 050/VII/2022/FGWLP/INDOSHE
14 Nabilla Nahtu Rizki VERY GOOD 051/VII/2022/FGWLP/INDOSHE
15 Repil Yudi VERY GOOD 052/VII/2022/FGWLP/INDOSHE
16 Unika Sari Naibaho VERY GOOD 053/VII/2022/FGWLP/INDOSHE
17 Wa Ode Sitti Harniati VERY GOOD 054/VII/2022/FGWLP/INDOSHE
       

YouTube
YouTube
Set Youtube Channel ID
LinkedIn
LinkedIn
Share
Instagram
APBI: Harga Batu Bara Tinggi, Tambang Ilegal Marak!

Asosiasi Pertambangan Batu Bara Indonesia (APBI) melaporkan kegiatan pertambangan tanpa izin (PETI) batu bara belakangan makin marak terjadi di sejumlah daerah menyusul reli kenaikan harga komoditas pada tahun ini.

Direktur Eksekutif APBI Hendra Sinadia mengatakan asosiasinya telah melaporkan meningkatnya kegiatan ilegal itu kepada pihak berwenang. Menurut Hendra, kegiatan itu terjadi menyusul harga komoditas emas hitam itu yang masih bertahan kuat hingga pertengahan tahun ini.

“Masing-masing perusahaan tentu punya upaya-upaya internal untuk meminimalkan dampak PETI dan juga melakukan koordinasi dengan aparat penegakan hukum,” kata Hendra melalui keterangan tertulis, Rabu (13/7/2022).

Hendra menerangkan pola praktik PETI bisa dicegah saat adanya tren kenaikan harga batu bara di pasar dunia. Dengan demikian, seluruh pemangku kepentingan terkait dapat mengantisipasi potensi meningkatnya kegiatan PETI tersebut saat harga sedang positif di pasar internasional.

“Intinya adalah penegakan hukum. Aktivitas yang tidak bertanggung jawab tersebut kerap terjadi jika ada lonjakan harga komoditas. Para perusahaan anggota kami juga senantiasa berkoordinasi dengan Kementerian ESDM melaporkan aktivitas tersebut,” tuturnya.

Di sisi lain, dia memaklumi, pemerintah bersama dengan aparat keamanan relatif sulit untuk menertibkan kegiatan PETI itu di tengah perekonomian masyarakat yang sedang sulit.

“Akan tetapi kami yakin, dengan kerjasama yang erat dari semua pihak, seperti yang diserukan oleh Dirjen Minerba, permasalahan PETI nantinya akan ada bisa diatasi,†kata dia.

Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) melaporkan terdapat lebih dari 2.700 pertambangan tanpa izin atau PETI yang tersebar di seluruh wilayah Indonesia. Dari jumlah itu, PETI batu bara tercatat sebanyak 96 lokasi dan mineral sekitar 2.645 lokasi berdasarkan data triwulan ketiga 2021.

Direktur Teknik dan Lingkungan Mineral dan Batubara Kementerian ESDM Sunindyo Suryo Herdadi mencatat salah satu lokasi PETI terbanyak terletak di Provinsi Sumatera Selatan.

“PETI adalah kegiatan tanpa izin, dan memicu kerusakan lingkungan. Kegiatan ini juga memicu terjadinya konflik horizontal di dalam masyarakat,” kata Sunindyo melalui siaran pers, Selasa (12/7/2022).

Selain itu, PETI juga mengabaikan kewajiban-kewajiban, baik terhadap negara maupun terhadap masyarakat sekitar.

“Mereka tidak tunduk kepada kewajiban sebagaimana pemegang IUP dan IUPK untuk menyusun program pengembangan dan pemberdayaan masyarakat, termasuk juga pengalokasian dananya,” kata dia.

Artikel ini telah tayang di Bisnis.com dengan judul “APBI: Harga Batu Bara Tinggi, Tambang Ilegal Marak!”,

Klik selengkapnya di sini: https://ekonomi.bisnis.com/read/20220713/44/1554646/apbi-harga-batu-bara-tinggi-tambang-ilegal-marak.


Author: Nyoman Ary Wahyudi
Editor : Rio Sandy Pradana

Pelatihan BEHAVIOR BASED SAFETY – Batch 2

Pelatihan BEHAVIOR BASED SAFETY untuk Supervisor – Batch 2

PT Liebherr Indonesia Perkasa

Balikpapan, 22-23 Juni 2022

Testimoni Pelatihan BEHAVIOR BASED SAFETY untuk Supervisor

YouTube
YouTube
Set Youtube Channel ID
LinkedIn
LinkedIn
Share
Instagram

KEBISINGAN DI TEMPAT KERJA

www.indoshe.com

Sebutkan dampak paparan kebisingan di tempat kerja.

  1. …………………………………………………………….
  2. …………………………………………………………….
  3. …………………………………………………………….

(Ini form kosong. Safety talk dimulai dg interaktif menggali dari peserta dulu. Brainstorming.)

Kebisingan

 

Kebisingan di tempat kerja dapat menyebabkan penurunan fungsi pendengaran yang bersifat permanen. Hal ini bisa terjadi karena kita terkena paparan kebisingan dari waktu ke waktu atau suara yang tiba-tiba dan sangat keras seperti ledakan.

Kebisingan tidak hanya menyebabkan 
menurunkan fungsi pendengaran. Masalah lain yang ditimbulkan antara lain tinnitus (telinga berdering atau berdengung), memicu kelelahan lebih cepat, stress yang menyebabkan gangguan tidur, dll. Apakah Anda mengalami masalah ini? (diskusikan dengan peserta)


Kebisingan juga dapat mengganggu komunikasi dan membuat peringatan lebih sulit didengar. Hal ini juga dapat mengurangi kewaspadaan terhadap lingkungan sekitar yang dapat menyebabkan risiko keselamatan.

 

 

https://www.coursetalk.com/

https://www.coursetalk.com/

Mengendalikan kebisingan

  1. Hanya masuk ke area di mana batas tingkat kebisingan telah ditetapkan dan kontrol yang benar telah dilakukan, serta pelindung telinga telah disediakan.
  2. Mengatur waktu penggunaan alat. Anda dapat menggunakan alat yang bising di awal atau di akhir hari saat tidak banyak orang akan terpapar. Atau bisa juga mengatur jadwal penggunaan agar beberapa alat yang menimbulkan kebisingan tidak digunakan secara bersamaan. Lakukan ini jika memungkinkan dan mendapat izin dari penanggung jawab area. Apakah hal ini dapat dilakukan di area Anda? (diskusikan dengan peserta)
  3. Anda mungkin berisiko saat mendekati orang lain yang melakukan aktivitas bising, misalnya bekerja dengan palu atau Waspada dan peringatkan orang-orang di sekitar Anda saat memulai tugas yang bising.
  4. Gunakan pelindung telinga saat bekerja. Hanya gunakan yang disediakan perusahaan dan jangan memodifikasinya sendiri. Beri tahukan kepada supervisor jika ada masalah seperti pelindung yang digunakan tidak pas atau rusak, apakah pernah menemukan masalah terkait pelindung telinga? (diskusikan dengan peserta)



    Merawat Pelindung Telinga

    • Periksa rekomendasi pabrik.
    • Periksa pelindung telinga secara teratur dari kerusakan.
    • Ganti bantalan atau sumbat telinga yang tidak lagi lentur.
    • Pastikan ukuran pelindung telinga pas di telinga Anda.
    • Cuci pelindung telinga dengan deterjen cair dalam air hangat, lalu bilas dengan air hangat. Pastikan bahan peredam suara di dalam bantalan telinga tidak basah.
    • Gunakan sikat lembut untuk menghilangkan minyak dan kotoran.
    • Peras sumbat atau bantalan telinga, lalu keringkan di tempat yang bersih.


Peragaan

Peragaan membersihkan pelindung telinga.

 

Identifikasi area kerja yang menimbulkan kebisingan (alat, proses, tempat yang ramai, dll).

  • ………………………………………………………………………………………………………………………………………
  • ………………………………………………………………………………………………………………………………………
  • ………………………………………………………………………………………………………………………………………
  • ………………………………………………………………………………………………………………………………………
  • ………………………………………………………………………………………………………………………………………


BANGGA MENJADI KARYAWAN PROFESIONAL, YAITU:

  • Hanya MENGERJAKAN tugas yang ia telah diberi pelatihan.
  • Tidak melakukan pekerjaan yang BUKAN TUGASnya.
  • Tidak MENGOPERASIKAN kendaraan atau unit yang TIDAK memiliki SIMPER.
  • MENGENALI bahayanya dulu SEBELUM mulai mengerjakan sesuatu.
  • STOP dan BERTANYA bila belum tahu CARA MENGERJAKAN dengan benar.
  • MEMAKAI APD yang distandarkan untuk pekerjaan.
  • MENGIKUTI sepenuhnya prosedur atau JSA yang telah ditetapkan.
  • STOP pekerjaan dan LAPOR atasan, bila prosedur atau JSA yang ada tidak bisa diikuti.
  • Aktif TERLIBAT diskusi di dalam SAFETY MEETING.

DAFTAR HADIR

No

Nama

Id

Tanda Tangan

Penulis: Ni Luh Nyssa Divana

YouTube
YouTube
Set Youtube Channel ID
LinkedIn
LinkedIn
Share
Instagram