APAKAH Bidang keahlian atau Kompetensi Anda ingin diakui secara Nasional dan Internasional ?. Tahukah Anda bahwa pasar kerja nasional dan internasional menuntut tersedianya tenaga-kerja yang kompeten di setiap bidang, banyak industri dan organisasi mempersyaratkan agar tenaga-kerjanya memiliki sertifikasi kompetensi yang kredibel. Di berbagai negara,pemerintahnya ada juga yang menghendaki bahwa tenaga kerja yang ingin bekerja harus memiliki sertifikasi kompetensi yang diterbitkan oleh lembaga otoritas yang diakui sah. Kompetensi kerja adalah spesifikasi dari sikap pengetahuan dan keterampilan atau keahlian serta penerapannya secara efektif dalam pekerjaan sesuai dengan standard kerja yang dipersyaratkan. Sertifikasi kompetensi adalah proses pemberian sertifikasi kompetensi yang dilakukan secara sistematis dan obyektif melalui uji kompetensi yang mengacu pada standar kompetensi kerja baik yang bersifat nasional maupun internasional. Dengan memiliki sertifikasi kompetensi K3 maka seseorang akan mendapatkan bukti pengakuan tertulis atas kompetensi yang dikuasainya. BNSP merupakan badan independen yang bertanggung jawab kepada Presiden yang memiliki kewenangan sebagai otoritas sertifikasi personil dan bertugas melaksanakan sertifikasi kompetensi profesi bagi tenaga kerja.

Pelatihan ini adalah untuk mempersiapkan peserta memperoleh sertifikat KOMPETENSI Ahli K3 UmumMadya/Pengawas dari BNSP. Pelatihan persiapan sertifikasi BNSP (Badan Nasional Sertifikasi Profesi) KOMPETENSI Ahli K3 Madya dirancang berbasis kompetensi (Competency Based Training) yang mengacu pada Standar Kompetensi Kerja Nasional Indonesia (SKKNI) K3. Untuk mendapatkan sertifikasi kompetensi, para peserta t raining akan diuji oleh assessor dari LSK-K3 (Lembaga Sertifikasi Kompetensi Kesehatan dan Keselamatan Kerja). LSK-K3 didukung oleh KEMENAKERTRANS melalui surat resmi dari Direktur Jendral BINWASNAKER NOMOR B-710 tertanggal 31 DESEMBER 2008 Untuk terwujudnya sertifikasi kompetensi Ahli K3 di Indonesia dalam menghadapi era persaingan global / AFTA.

1. LATAR BELAKANG TRAINING AHLI K3 UMUM MADYA

Persaingan global menuntut pelaku industry di Indonesia untuk lebih meningkatkan pelaksanaan programkesehatan dan keselamatan kerja (K3). Perusahaan–perusahaan kelas dunia bahkan sudah menjadikan indikator keberhasilan K3 sebagai salah satu faktor yang bisa meningkatkan daya saing dalam pasar global. Keberhasilan peningkatan pelaksanaan program K3 didalam perusahaan tentu tidak bisa dilepaskan dari kemampuan atau kompetensi pelaksana program K3 tersebut. Ahli K3 yang memiliki kompetensi sesuai dengan Standar Kompetensi Kerja Nasional (SKKNI) K3 sangatlah dibutuhkan untuk menjamin penerapan K3 secara efektif dan tepat.

HSP academy dapat membantu perusahaan anda dalam meningkatkan kompetensi K3 personel K3 di tempat anda sesuai dengan SKKNI K3. Pelatihan ini dirancang berbasis kompetensi yang mengacu kepada SKKNI K3dan disertifikasi oleh Badan Sertifikasi Nasional Profesi (BNSP)

2. SASARAN TRAINING TRAINING AHLI K3 UMUM MADYA

a. Menghasilkan ahli K3 Madya yang memiliki kompetensi K3 sesuai dengan SKKNI K3.
b. Peserta diharapkan memahami peraturan perundangan K3 yang berlaku.
c. Peserta mampu menerapan sistem manajemen K3.
d. Peserta mampu melakukan identifikasi bahaya dan risiko ditempat kerja.
e. Peserta mampu menerapkan pengendalian bahaya dan risiko ditempat kerja.
f. Peserta mampu menerapkan sistem manajemen risiko di tempat kerja.
g. Peserta memahami prinsip-prinsip hygiene industry.
h. Peserta mampu menerapkan hygiene industry untuk mengendalikan risiko.
i. Peserta mampu melakukan analysis penyebab kecelakaan ditempat kerja.
j. Mampu mengembangkan program untuk meningkatkan partisipasi K3.
k. Mampu mengelola sistem dan informasi K3

3. PERSYARATAN PESERTA TRAINING AHLI K3 UMUM MADYA

a. Pendidikan dan Pengalaman

No Pendidikan Pengalaman Kerja
1 Sarjana K3 (S1) 2 Tahun (Terlibat K3)
2 S 1 – Teknik (non K3) 2 Tahun (Terlibat K3)
3 S1 – Non Teknik + non K3 2 Tahun (Terlibat K3)
4 D3 Teknik 3 Tahun (Terlibat K3)
5 D3 non Teknik 3 Tahun (Terlibat K3)
6 SLTA/SMK 6 Tahun (Terlibat K3)

1. Foto copy Ijasah terakhir
2. Foto copy KTP / Paspor / Kitas
3. Surat Rekomendasi dari Pimpinan / Atasan Langsung / Rekanan Kerja (bila ada)
4. CV atau Surat Keterangan Pengalaman kerja

4. FASILITATOR TRAINING AHLI K3 UMUM MADYA

Trainer-trainer HSP yang memiliki pengalaman dalam bidang K3.

5. KOMPETENSI AHLI K3 MADYA BERDASARKAN SKKNI K3

 

Bidang Pekerjaan  : Keselamatan dan Kesehatan Kerja
Kompetensi Ahli Keselamatan dan Kesehatan Kerja  Madya
Kompetensi Umum
No Kode Unit Judul Unit
1. KKK.00.01.003.01 Membantu pemenuhan perundangan K3  dan persyaratan lainnya
2. KKK.00.01.004.01 Partisipasi Dalam Proses Konsultasi dan Komunikasi K3
Kompetensi Inti
No Kode Unit Judul Unit
1. KKK.00.02.008.01 Melaksanakan koordinasi dan  pemeliharaan sistem manajemen K3
2 KKK.00.02.009.01 Menerapkan pengetahuan mengenai perundangan dan standar K3
3. KKK.00.02.010.01 Menerapkan prinsip manajemen risiko
4. KKK.00.02.011.01 Partisipasi dalam Menerapkan prinsip Higiene Industri untuk mengendalikan risiko K3
5. KKK.00.02.012.01 Menerapkan Prinsip Kesehatan Kerja untuk Mengendalikan Risiko K3
Kompetensi Khusus
No Kode Unit Judul Unit
1. KKK.00.03.002.01 Partisipasi dalam penyelidikan kecelakaan
2. KKK.00.03.003.01 Membantu merancang dan mengembangkan pangaturan partisipasi dalam K3
3. KKK.00.03.004.01 Mengelola Sistem Informasi dan Data K3
       

6. Outline Training Training Ahli K3 Umum Madya:

a. Peraturan Perundang-Undangan K3
b. Dasar – Dasar K3
c. Komite K3 (P2K3)
d. Sistem Manajemen SMK3 PP 50 TH 2012
e. Lingkungan Kerja Aman
f. Identifikasi Bahaya dan Pengendalian Risiko
g. Job Safety Analysis
h. Surat Ijin Kerja Aman
i. Inspeksi K3
j. K3 Listrik
k. Isolasi Energi
l. Manajemen Penanggulangan Kebakaran
m. Perencanaan Tanggap Darurat
n. Industrial Higiene dan Kesehatan Kerja
o. Penanganan B3
p. Alat Pelindung Diri (APD)
q. Investigasi Kecelakaan Kerja
r. Latihan dan Kerja Kelompok
s. Ujian Kompetensi

7. FasilitasTraining Ahli K3 Umum Madya:

a. Hard / Soft Copy Materi Training
b. Sertifikat AK3 Umum Madya dari BNSP
c. ID Card AK3 Umum Madya dari BNSP
d. Sertifikat Training dari HSP Academy
e. Flash 8 GB
f. 2x coffee break
g. Makan Siang
h. Gimmick (Kaos HSP)

8. Jadual Training Training Ahli K3 Umum Madya:

a. (4 Hari + 1Hari Ujian Kompetensi)

Kapal pengangkut batubara melintasi Sungai Mahakam, Samarinda, Minggu (31/12). Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) menyatakan target produksi batubara tahun 2018 sebesar lebih dari 477 juta ton akan melampaui penetapan produksi batubara yang tercantum dalam Rencana Pembangunan Jangka Menengah Nasional (RPJMN) 2015-2019 sebesar 406 juta ton. ANTARA FOTO/Akbar Nugroho Gumay/aww/17.

Kapal pengangkut batubara melintasi Sungai Mahakam, Samarinda, Minggu (31/12). Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) menyatakan target produksi batubara tahun 2018 sebesar lebih dari 477 juta ton akan melampaui penetapan produksi batubara yang tercantum dalam Rencana Pembangunan Jangka Menengah Nasional (RPJMN) 2015-2019 sebesar 406 juta ton. ANTARA FOTO/Akbar Nugroho Gumay/aww/17.

 

Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) menyatakan produksi batubara tahun 2017 melebihi target yang ditentukan oleh Rencana Pembangunan Jangka Menengah Nasional (RPJMN) sebesar 477 juta ton.

Direktur Jenderal Mineral dan Batubara (Dirjen Minerba) Kementerian ESDM, Bambang Gatot Ariyono mengatakan, targetnya sebesar 477 juta ton sesuai persetujuan dengan Bappenas (Badan Perencanaan Pembangunan Nasional). “Saya kira melampaui,” terangnya kepada Kontan.co.id, Selasa (2/1). Namun sayang Bambang tidak mengetahui detail berapa angka kelebihan produksi tersebut.

Bambang hanya bilang, kelebihan produksi dari yang sudah ditargetkan itu karena harga batubara yang kunjung membaik. Misalnya saja, sampai akhir tahun ini Harga Batubara Acuan (HBA) mencapai US$ 94,04 per ton.

Selain itu, produksi yang jauh melebihi ketetapan RPJMN itu disebabkan oleh sejumlah faktor. Salah satunya, ada sekitar 2.000 pemegang izin usaha pertambangan (IUP) yang tersebar di daerah sudah memasuki masa studi kelayakan dan konstruksi.

Tapi sayangnya, Bambang juga belum bisa menyebutkan perusahaan mana saja yang menjadi penyumbang terbesar terkait produksi batubara tahun 2017 lalu.

Bambang juga belum bisa memastikan seberapa besar produksi batubara di tahun depan mengingat masih dalam proses penyusunan rencana kerja anggaran belanja (RKAB). Nantinya, persetujuan RKAB mempertimbangkan aspek lingkungan, tidak serta menyetujui usulan produksi yang diajukan perusahaan tambang.

Sumber – http://industri.kontan.co.id/

CALENDAR OF TRAINING SHE CARES ACADEMY

Jadwal She Cares Academy Lebih lengkapnya kamu bisa melihat detail tentang SOWLP dengan klik Safety Manual SOWLP ini!!!! MANUAL SOWLP »

SOWLP Batch 4

WELCOME TO OUR WEBSITE SOWLP Safety Officer Work And Learn Program Angkatan 4, Periode Januari – Februari 2025 “Bakti kami pada Ibu Pertiwi dengan membekali dan meningkatkan value K3Lpada »

1st INDONESIAN MINING SAFETY SUMMIT 2023

1st INDONESIAN MINING SAFETY SUMMIT 2023 Asosiasi Profesi Keselamatan Pertambangan Indonesia (APKPI) menyelenggarakan Rangkaian Acara 1st Indonesian Mining Safety Summit 2023. Rangkaian acara terdiri »

Pembelajaran dan Antisipasi Kejadian Longsor Tambang di Inner Mongolia China dan Kebakaran Depo Pertamina Plumpang Jakarta Utara

R E M I N D E R Assalamualaikum Wr Wb, Salam sejahtera & Salam Sehat untuk kita semua Yang kami Banggakan Para Kepala Teknik Tambang (KTT) dan Penanggung Jawab Operasional (PJO)diSeluruh »

Ini Daftar Perusahaan Peraih Penghargaan Indonesia Mining Services Awards 2022

Ini Daftar Perusahaan Peraih Penghargaan Indonesia Mining Services Awards 2022 Asosiasi Jasa Pertambangan Indonesia (Aspindo/IMSA)menggelar Indonesia Mining Services Awards 2022 di Pullman Bali »

 

PT Meares Soputan Mining  &  PT Tambang Tondano Nusajaya

Diklat dan Konsultasi SMKP Minerba

PT Meares Soputan Mining  &  PT Tambang Tondano Nusajaya

Manado, 11-15 Desember 2017

KESELAMATAN BEKERJA DI TANGGA

KESELAMATAN BEKERJA DI TANGGAApa yang harus diwaspadai?

  1. Terjatuh yang berakibat cidera dan kemungkinan meninggal.
  2. Kondisi fisik dan fungsi tangga yang akan digunakan.
  3. Penataan sudut tangga yang sesuai dan ergonomis.
  4. Pengikat jatuh (tie off) atau talinya harus diikatkan dengan aman.
  5. Tumpuan/pijakan terbebas dari hal-hal yang mengganggu dan dapat mengakibatkan celaka.
  6. Membersihkan alas kaki dari lumpur atau kotoran yang mengganggu sebelum naik/turun tangga.
  7. Melakukan “Tiga Titik Kontak” saat naik maupun turun, 2 telapak kaki dan 1 tangan, atau 1 telapak kaki dan 2 tangan, setiap waktu.
  8. Tidak membawa beban saat menggunakan tangga. Gunakanlah kerekan/katrol.
  9. Waspada terhadap kabel listrik yang melintang saat naik/turun tangga.
  10. Menyimpan tangga dengan benar dan memeriksa kondisi maupun fungsi tangga secara teratur.
  11. Perbaikan tangga hanya boleh dilakukan oleh petugas yang berkompeten.

KESELAMATAN BEKERJA DI TANGGA 2Bagaimana cara kerja yang aman?

  1. Memakai jenis tangga yang tepat untuk tiap pekerjaan.
  2. Melakukan pre-check terlebih dahulu sebelum menggunakan tangga.
  3. Dirikan tangga di atas permukaan yang rata dan kuat.
  4. Mendirikan tangga dengan perbandingan jarak tumpuan horizontal dan vertikal 1:3 hingga 1:4
  5. Memastikan tumpuan bawah dan atas cukup kuat dan tidak bergerak (tie off).

Diskusikan dengan peserta safety meeting.

  1. Karyawan bagian/divisi apa yang menggunakan tangga dalam proses kerjanya?
  2. Bagaimana prosedur dalam mengganti atau memperbaiki tangga yang rusak?
  3. Bagaimana kondisi tangga dalam lingkungan kerja kita? Apakah terdapat kerusakan dan perlu perbaikan?
  4. Dapatkah seseorang menjelaskan apa itu aturan Tiga Titik Kontak?
  5. Apakah ada yang pernah mengalami insiden atau hampir celaka saat bekerja menggunakan tangga?

Unduh PDF-03

BAHAYA DEBU DI TEMPAT KERJA

BAHAYA DEBU DI TEMPAT KERJA www.indoshe.com Sebutkan bahaya kesehatan yang ditimbulkan debu di tempat kerja »

Area Tangga

AREA TANGGA www.indoshe.com Sebutkan bahaya yang dapat terjadi di area tangga pada tempat kerja. ……………………………………………………………. ……………………………………………………………. ……………………………………………………………. (Ini form kosong. Safety »

KESELAMATAN BEKERJA DI TANGGA

Apa yang harus diwaspadai? Terjatuh yang berakibat cidera dan kemungkinan meninggal. Kondisi fisik dan fungsi tangga yang akan digunakan. Penataan sudut tangga yang sesuai dan ergonomis. Pengikat »
Pelatihan Awareness SMKP Minerba

Pelatihan Awareness SMKP Minerba untuk Manajemen, Pengawas dan Pekerja

PT Sumbawa Timur Mining

Hu’u, 13-14 Oktober 2017

 

 

Diklat dan Konsultasi SMKP Minerba PT STM

Diklat dan Konsultasi SMKP Minerba

PT Sumbawa Timur Mining
Hu’u, 18-22 September 2017

PELATIHAN KEWIRAUSAHAAN

PELATIHAN KEWIRAUSAHAAN

PT Trubaindo Coal Mining & PT Bharinto Ekatama
Bunyut, 10-12 Agustus 2017

PT Sumbawa Timur Mining – Awareness SMKP Minerba

Pelatihan Awareness SMKP Minerba untuk Manajemen, Pengawas dan Pekerja

PT Sumbawa Timur Mining

Hu’u, 13-14 Oktober 2017

 

 

PT Sumbawa Timur Mining – Diklat dan Konsultasi SMKP Minerba

Diklat dan Konsultasi SMKP Minerba

PT Sumbawa Timur Mining
Hu’u, 18-22 September 2017

Peran Tanggung Jawab Profesi K3

Unduh PDF-03

Ini Daftar Perusahaan Peraih Penghargaan Indonesia Mining Services Awards 2022

Ini Daftar Perusahaan Peraih Penghargaan Indonesia Mining Services Awards 2022 Asosiasi Jasa Pertambangan Indonesia (Aspindo/IMSA)menggelar Indonesia »

Inspeksi The Leader Way

Inspeksi adalah salah satu program pencegahan kecelakaan yang paling populer.  Semua perusahaan industri besar kecil semua memakai pogram inspeksi.  »

Ketangguhan sistem K3 kita diuji

Delapan bulan sudah Covid 19 melanda dunia. Wabah yang bermula dari Wuhan sebuah kota kecil di China tersebut dengan kecepatan supersonik telah »

Cambuk bagi profesional safety

Dunia pertambangan di Indonesia kehabisan air mata. Kecelakaan yang merenggut nyawa karyawan terus terjadi. Begitu banyak karyawan tambang kembali »